Kompas.com - 23/06/2022, 16:01 WIB

KOMPAS.com - Jemaah haji Indonesia dianjurkan mewaspadai penyakit hipertensi kambuh saat menjalani serangkaian kegiatan ibadah di Tanah Suci.

Berdasarkan data per Selasa (21/6/2022), dari sekitar 3.000 kasus rawat jalan jemaah haji di Tanah Suci, sebanyak 1.384 di antaranya disebabkan penyakit hipertensi. Jumlah tersebut nyaris 50 persen, tepatnya 46,1 persen.

Dari deteksi dini tim kesehatan darurat atau emergency medical team (EMT) yang bertugas di Tanah Suci, terdapat 791 kasus hipertensi yang dilaporkan. Selain itu, ada 8 kasus hipertensi di Kantor Kesehatan Haji Indonesia.

Baca juga: 12 Gejala Hipertensi, Tak Hanya Sakit Kepala

Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS menyampaikan, penyebab hipertensi jemaah calhaj kambuh di Tanah Suci utamanya karena dehidrasi, aktivitas fisik yang berlebihan, dan kelelahan.

“Asupan cairan yang cukup saat beraktivitas menjadi hal yang harus diperhatikan jemaah haji maupun tenaga kesehatan haji,” kata Budi, seperti dilansir dari SehatNegeriku, Rabu (22/6/2022).

Cara mencegah hipertensi kambuh

Budi membagikan beberapa langkah pencegahan hipertensi kambuh bagi jemaah haji yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi selama di Tanah Suci, di antaranya:

  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
  • Minum obat hipertensi rutin, sesuai anjuran dokter
  • Hindari memaksakan diri, sesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan
  • Jaga pola makan, pastikan untuk mengonsumsi asupan bergizi lengkap dan seimbang
  • Makan banyak sayur dan buah
  • Hindari kelelahan
  • Banyak minum, pastikan konsumsi cairan cukup setiap hari

Tim promosi kesehatan dari pemerintah yang bertugas di Makkah maupun Madinah, sejak Sabtu (18/6/2022), telah bergerak untuk mengingatkan jemaah haji agar tak lengah menjaga kesehatan, termasuk mengendalikan hipertensi agar tidak kambuh.

Baca juga: 12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Gejala hipertensi yang perlu diwaspadai

Jemaah haji di Tanah Suci ada baiknya mewaspadai beberapa gejala hipertensi kambuh.

Dilansir dari buku 100 Questions & Answers Hipertensi oleh dr Lili Marliani dan H. Tantan S., berikut beberapa di antaranya:

  • Sakit kepala, terutama di bagian belakang
  • Tengkuk terasa berat
  • Pusing
  • Jantung berdebar
  • Sering kencing, terutama di malam hari
  • Telinga berdenging
  • Napas pendek-pendek
  • Susah tidur
  • Mata berkunang-kunang
  • Mudah marah
  • Gampang lelah
  • Terkadang mimisan atau keluar darah dari hidung

Jika jemaah haji merasakan beberapa gejala hipertensi di atas, segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter atau tim kesehatan yang bertugas.

Baca juga: 7 Cara Mengontrol Hipertensi, Selain dengan Obat

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.