Kompas.com - 29/09/2022, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur sehingga terdengar gemertakan gigi bunyi saat tidur bisa mengganggu orang sekitarnya.

Dilansir dari SleepFoundation, kondisi ini bisa jadi tanda gangguan tidur jenis bruxism. Penderita bruxism biasanya tidak menyadari kebiasaan ini.

Gejala bruxism ini umumnya muncul di awal siklus tidur. Jarang ada yang mengalaminya saat seseorang sudah nyenyak terlelap.

Sebelum mengenali beberapa cara menghilangkan kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur, kenali dulu penyebabnya.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Susah Tidur setelah Minum Kopi

Penyebab menggertakkan gigi saat tidur atau bruxism

Ada banyak faktor penyebab bruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur, antara lain:

  • Tingkat stres tinggi
  • Faktor keturunan
  • Perubahan pola tidur
  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Konsumsi kafein berlebihan
  • Gangguan tidur apnea dan mendengkur
  • Depresi atau masalah kesehatan mental

Penyebab kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur paling sering adalah tingkat stres yang tinggi.

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Susah Tidur setelah Covid-19

Cara menghilangkan bruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur

Tidak ada obat khusus untuk menghentikan kebiasaan menggertakan gigi saat tidur. Tapi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola masalah tidur ini, antara lain:

  • Kelola stres

Dilansir dari NHS, upayakan untuk mengontrol stres agar tidak berlebihan. Caranya dengan sempatkan waktu untuk bersantai, lakukan latihan pernapasan, dengarkan musik, dan rutin olahraga.

  • Upayakan tidur teratur

Pastikan penderita tidur di waktu yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan saat minim kesibukan. Sebelum tidur, buat rutinitas bersantai sejenak agar pikiran rileks. Buat suasana tempat tidur nyaman untuk istirahat.

Baca juga: Sering Menguap padahal Cukup Tidur Tanda Penyakit Apa?

  • Gunakan pelindung gigi

Pelindung gigi bisa membantu mencegah gigi bunyi saat tidur sekaligus mengantisipasi kerusakan gigi akibat sering digertakkan tanpa sadar saat tidur.

Pelindung ini biasanya menutupi seluruh gigi atas atau bawah. Pelindung ini bisa menahan rahan bawah ke depan, sehingga dapat mencegah gigi gemertakan saat tidur.

  • Konsumsi obat

Jika gejala bruxism cukup parah, cara menghilangkan bruxism untuk kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur memerlukan obat untuk menekan aktivitas otot yang memicu gigi gemertakan.

Selain dengan obat, dokter biasanya juga menyarankan penderita suntik botox. Mengingat penggunaan obat ini biasanya memakan waktu lama, pastikan penderita mendiskusikan plus minus terapinya dengan dokter.

Baca juga: 11 Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan yang Pantang Disepelekan


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.