Kompas.com - 01/10/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Bagi ibu yang baru memiliki anak, menemukan posisi menyusui yang nyaman untuk dirinya dan sang buah hati mungkin merupakan sebuah tantangan.

Beberapa ibu bisa saja merasa cemas, apabila bayinya justru sesak napas akibat payudara, atau sulit menjangkau puting demi mendapatkan asupan air susu ibu (ASI(.

Posisi yang salah juga bisa menyebabkan puting ibu menjadi lecet sehingga ada kemungkinan trauma dalam memberikan ASI secara langsung dan berujung berkurangnya produksi ASI.

Baca juga: Penyebab Mastitis pada Ibu yang Tidak Menyusui dan Faktor Risikonya

Dilansir dari Medical News Today, hal terpenting dalam memahami posisi terbaik saat menyusui yaitu memastikan posisi kepala bayi menghadap ke payudara.

Tak hanya itu, bayi juga harus dapat menggerakkan kepala, leher, dan bibirnya dengan bebas.

Para ibu juga perlu membiarkan bayinya berusaha menjangkau puting tanpa memaksa dengan menekan bagian belakang kepala si kecil.

Untuk lebih jelasnya, berikut 5 posisi menyusui terbaik yang bisa dijajal para busui.

1. Posisi menggendong

Menggendong sambil mengayunkan si kecil secara perlahan sering kali menjadi trik sebagian besar ibu agar anaknya tertidur dengan nyenyak.

Hal yang menarik, posisi menggendong juga bisa dibarengi dengan memberikan ASI secara langsung atau direct breastfeeding (DBF).

Posisi menggendong cukup nyaman diterapkan di minggu-minggu awal kehidupan si kecil.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.