Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Penyebab Bangun Tidur Badan Lemas dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 06/09/2023, 07:30 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

KOMPAS.com - Badan yang terasa lemas di pagi hari umumnya bukan merupakan masalah medis yang serius.

Namun, beberapa masalah kesehatan juga bisa membuat badan terasa lemas setelah bangun tidur, seperti sleep apnea, anemia, dan depresi.

Melakukan perubahan kebiasaan, seperti berolahraga dan mengatur waktu tidur, umumnya dapat mengembalikan energi yang hilang.

Untuk lebih jelasnya, ketahui penyebab bangun tidur badan lemas dan cara mengatasinya berikut ini.

Baca juga: 10 Penyebab Sakit Badan saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

Penyebab bangun tidur badan lemas

Disarikan dari Medical News Today dan Prevention, berikut penyebab bangun tidur badan lemas yang perlu diketahui.

  • Mengalami sleep inertia

Sleep inertia adalah kondisi di mana tubuh mengalami gangguan kognitif, sensorik, dan motorik yang terjadi saat bangun tidur.

Kondisi ini terjadi ketika Anda tiba-tiba terbangun dari fase deep sleep dan umumnya terjadi selama 15-30 menit setelah bangun tidur.

Meskipun begitu, kondisi ini dapat bertambah parah ketika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup di malam hari.

Kebiasaan tidur di malam hari dapat memengaruhi kualitas tidur yang didapatkan.

Beberapa kebiasaan yang dapat menurunkan kualitas tidur di malam hari, seperti tidak memiliki jam tidur dan bangun yang konsisten, terlalu lama tidur siang, menggunakan peralatan elektronik dan gawai sebelum tidur, hingga mengonsumsi kafein di malam hari.

Tidak mendapatkan tidur yang cukup setiap malam dan memiliki kualitas tidur yang buruk dapat membuat tubuh terasa lemas saat bangun tidur.

Baca juga: 8 Manfaat Stretching setelah Bangun Tidur, Tak Hanya Menyegarkan

  • Memiliki pola hidup yang tidak sehat

Selain memiliki kualitas tidur yang buruk, pola hidup yang tidak sehat juga dapat membuat tubuh lemas dan lelah saat bangun tidur, seperti kurang berolahraga dan makan makanan yang dapat mengganggu kesehatan pencernaan.

Bekerja dalam shift dan memiliki kebiasaan begadang juga dapat mengganggu jam biologis tubuh sehingga dapat membuat Anda merasa lemas saat bangun tidur di pagi hari.

  • Mengalami gangguan tidur

Gangguan tidur, seperti sleep apnea dan sindrom kaki gelisah, dapat membuat tidur tidak nyenyak.

Pasalnya, fase tidur akan terpotong sehingga dapat membuat Anda terbangun dengan rasa lemas dan lelah meskipun sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup, atau selama tujuh jam di malam hari.

Baca juga: 8 Cara Menyegarkan Badan setelah Bangun Tidur

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Dewi Yull: Telah Berpulang Ray Sahetapy, Ayah dari Anak-anakku

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Bola

Maarten Paes Ucapkan Salam Perpisahan untuk Timnas Indonesia, Staf Kluivert Beri Pujian

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Trump Umumkan Impor Tarif Baru, Indonesia 32 Persen, Tertinggi China 34 Persen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau