Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daun Kelor untuk Mengobati Apa? Berikut 10 Daftarnya…

Kompas.com - 31/07/2024, 09:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

Sumber WebMD,

KOMPAS.com - Daun kelor memiliki kandungan zat besi, zinc, vitamin C, kalsium, dan nutrisi lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Lalu, daun kelor untuk mengobati apa?

Ternyata, makan daun kelor bisa mengobati atau mengurangi gejala beberapa masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi, kanker, osteoporosis, inflamasi, dan infeksi.

Daun kelor umumnya aman untuk dikonsumsi, namun jumlahnya perlu dibatasi, atau tidak lebih dari 70 gram daun kelor segar per hari.

Untuk lebih jelasnya, ketahui manfaat daun kelor untuk menyembuhkan atau meringankan gejala beberapa masalah kesehatan berikut ini.

Baca juga: Apakah Boleh Makan Daun Kelor Malam Hari? Berikut Penjelasannya…

Daun kelor untuk mengobati apa?

Daun kelor ternyata bisa mengurangi gejala atau mengobati beberapa jenis penyakit, termasuk kolesterol tinggi dan kanker.

Disarikan dari Prevention dan WebMD, berikut adalah manfaat daun kelor untuk menyembuhkan atau meringankan beberapa masalah kesehatan yang perlu diketahui.

  • Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis adalah peradangan pada sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.

Konsumsi daun kelor sudah terbukti dapat mengurangi gejala rheumatoid arthritis, seperti bengkak, kemerahan, dan nyeri.

  • Diabetes

Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa daun pohon kelor memiliki kandungan protein yang mirip dengan insulin yang berguna untuk menurunkan gula darah.

Senyawa kimia yang ada pada daun kelor dapat membantu tubuh untuk memproses gula dengan lebih baik dan berdampak positif pada bagaimana tubuh memproduksi insulin.

Baca juga: Berapa Takaran Makan Daun Kelor Setiap Hari? Berikut Penjelasannya…

  • Kanker

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan meningkatkan efektivitas kemoterapi.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa daun, batang, dan akar pohon kelor memiliki kandungan anti-kanker yang memiliki potensi untuk digunakan sebagai pengobatan kanker.

  • Inflamasi

Inflamasi kronis bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan kanker.

Daun kelor memiliki kandungan antiinflamasi yang sudah terbukti bisa mengurangi inflamasi, termasuk pada saluran pernapasan.

  • Kolesterol tinggi

Hewan uji dengan kolesterol tinggi mengalami penurunan kadar kolesterol setelah mengonsumsi daun kelor sehingga risiko penyakit jantung akan berkurang.

Meskipun begitu, penelitian serupa pada manusia masih diperlukan untuk mengetahui manfaat ini.

Baca juga: Apa Daun Kelor Ada Efek Sampingnya? Berikut Penjelasannya…

  • Anemia

Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah sehat, atau hemoglobin, sehingga menyebabkan kelelahan, lemas, dan napas pendek.

Makan daun kelor setiap hari sudah terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri serta wanita yang memasuki masa post-menopause.

  • Tekanan darah tinggi

Daun kelor memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, termasuk quercetin.

Quercetin sendiri merupakan salah satu jenis antioksidan yang memiliki potensi untuk mengurangi tekanan darah tinggi.

  • Osteoporosis

Daun pohon kelor memiliki kandungan vitamin C, magnesium, kalium, dan boron, yang berguna untuk mendukung kesehatan tulang dan penyerapan kalsium pada tulang.

Konsumsi daun kelor sudah terbukti dapat mencegah osteoporosis dengan mendukung perkembangan serta kekuatan tulang.

  • Infeksi

Daun kelor sudah terbukti dapat melawan bakteri, jamur, virus, dan parasit.

Bahkan, kandungan daun kelor, seperti kaempferol, bisa menghilangkan mikroba berbahaya dan menurunkan kemampuan bakteri untuk menyebabkan penyakit.

  • Luka dan nyeri

Daun kelor kerap digunakan untuk mengatasi luka, luka bakar, dan jenis cedera yang lainnya.

Bahkan, mengoleskan ekstrak daun kelor pada luka bisa mempercepat penyembuhan dan mengurangi bekas luka pada hewan uji. Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

Memahami daun kelor untuk mengobati apa sangatlah penting sehingga Anda bisa mulai mengonsumsinya secara rutin.

Meskipun umumnya aman dan tidak akan menimbulkan efek samping yang serius, konsumsi daun kelor per hari perlu dibatasi, atau tidak lebih dari 70 gram daun kelor segar per hari.

Anda yang memiliki kondisi tertentu, seperti sedang hamil dan memiliki masalah medis tertentu, serta sedang mengonsumsi obat dari dokter, perlu berkonsultasi sebelum makan atau minum rebusan daun kelor setiap hari.

Baca juga: Apakah Daun Kelor Baik untuk Penderita Asam Urat? Ini Penjelasannya…

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Selamat, Kamu Pembaca Terpilih!
Nikmati gratis akses Kompas.com+ selama 3 hari.

Mengapa bergabung dengan membership Kompas.com+?

  • Baca semua berita tanpa iklan
  • Baca artikel tanpa pindah halaman
  • Akses lebih cepat
  • Akses membership dari berbagai platform
Pilihan Tepat!
Kami siap antarkan berita premium, teraktual tanpa iklan.
Masuk untuk aktivasi
atau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau