Selasa, 21 Februari 2017

Health

Autisme Terdeteksi di Otak Sebelum Muncul Gejala

shutterstock Ilustrasi dokter anak

KOMPAS.com - Pemindaian otak ternyata dapat mendeteksi autisme jauh sebelum gejala-gejalanya muncul.

Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Nature, asal mula autisme ternyata sudah bisa dilihat di tahun pertama usia seorang anak. Saat ini biasanya seorang anak baru didiagnosis di usia dua tahun, walau para ahli mengatakan sebenarnya terlambat.

Sekitar 1 dari 100 orang memiliki gangguan autisme yang memengaruhi perilaku dan interaksi sosial. Pemberian terapi sedini mungkin memang membantu meningkatkan kemampuan sosial dan perilaku anak.

Dalam studi terbaru, para ahli mengungkap adanya perbedaan di bagian otak yang bertanggung jawab pada fungsi level tinggi seperti bahasa (cerebral cortex), pada anak yang dikemudian hari didiagnosis autis.

"Di periode awal, yakni tahun pertama kehidupan anak, kami melihat permukaan otak yang berbeda, yang mendahului gejala-gejala autisme," kata Dr.Heather Hazlett, salah satu peneliti.

Ia menjelaskan, perbedaan di otak itu bisa menjadi target untuk mengetahui apakah seorang anak beresiko tinggi autisme. Tingkat akurasinya mencapai 80 persen.

Hasil riset tersebut dianggap dapat mengubah cara penanganan dan diagnosis autisme. Dengan pemindaian otak pada anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat autisme, bisa membuatnya didiagnosis lebih dini.

Jika autisme dideteksi sedini mungkin, terapi perilaku juga bisa dimulai lebih awal sehingga hasilnya lebih efektif.


Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: BBC,