Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Dampak Buruk Kurang Tidur yang Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 29/12/2020, 20:07 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

KOMPAS.com – Kebutuhan akan tidur kiranya sama penting dengan kebutuhan akan makan.

Pasalnya, kurang tidur apabila dibiasakan dapat menimbulkan berbagai masalah pada otak dan tubuh manusia.

Banyak orang mungkin sudah tahu atau pernah mengalami bawah kurang tidur bisa menyebabkan mudah marah.

Baca juga: Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia

Namun, beberapa orang mungkin belum mengetahui apa yang bisa ditimbulkan dari kurang tidur terhadap kehidupan seks, ingatan, kesehatan, penampilan, dan bahkan kemampuan untuk menurunkan berat badan.

Berikut ini adalah beberapa dampak buruk kurang tidur yang layak diantisipasi:

1. Kantuk menyebabkan kecelakaan

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Kurang tidur adalah ancaman keselamatan publik yang dapat hadir setiap hari di jalan.

Pasalnya, kurang tidur dapat meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.

Studi yang dilakukan AAA Foundation for Traffic Safety menunjukkan bahwa kurang tidur hanya satu jam saja dapat meningkatkan risiko kecelakaan keesokan harinya hingga hampir dua kali lipat.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Sementara, hanya tertidur selama empat atau lima jam saja di malam hari meningkatkan risiko kecelakaan menjadi empat kali lebih besar.

Studi lain menunjukkan bahwa kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk juga menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja.

Dalam sebuah penelitian, pekerja yang mengeluh tentang rasa kantuk yang berlebihan di siang hari mengalami lebih banyak kecelakaan kerja, terutama kecelakaan kerja yang berulang.

Mereka juga mengalami lebih banyak hari sakit akibat kecelakaan.

Baca juga: 15 Cara Mengatasi Insomnia yang Baik Dilakukan

2. Kurang tidur membuat “bodoh”

Melansir WebMD, tidur memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar, sehingga kurang tidur dapat merusak proses kognitif ini dalam banyak hal.

Pertama, kurang tidur bisa merusak perhatian, kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Ini membuatnya lebih sulit untuk belajar secara efisien.

Kedua, pada malam hari, berbagai siklus tidur berperan dalam "mengkonsolidasikan" ingatan dalam pikiran.

Jika Anda tidak cukup tidur, Anda tidak akan dapat mengingat apa yang Anda pelajari dan alami sepanjang hari.

Baca juga: 12 Makanan untuk Bantu Cepat Tidur

3. Dapat menyebabkan masalah kesehatan serius

Gangguan tidur dan kurang tidur kronis dilaporkan dapat membuat seseorang berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan serius, seperti:

Menurut beberapa perkiraan, 90 persen orang dengan insomnia (gangguan tidur yang ditandai dengan sulitnya tidur dan sulit tidur lelap) juga memiliki kondisi kesehatan lain.

4. Membunuh dorongan seks

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Pakar tidur mengatakan bahwa pria dan wanita yang kurang tidur melaporkan libido yang lebih rendah dan minat yang kurang pada seks.

Energi yang terkuras, rasa kantuk, dan ketegangan yang meningkat mungkin menjadi penyebab utamanya.

Halaman:
Komentar
ini bagus baget

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Situasi Terkini Terminal Terpadu Pulo Gebang Dua Hari Usai Lebaran
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau