Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Pemicu Gula Darah Tinggi yang Tak Terduga, Termasuk Kopi

Kompas.com - 15/03/2023, 06:00 WIB
Elizabeth Ayudya Ratna Rininta

Penulis

2

KOMPAS.com - Gula darah tinggi berpotensi menyebabkan diabetes, masalah ginjal, kerusakan saraf, masalah penglihatan, stroke, hingga penyakit jantung.

Untuk itu, kita perlu mengetahui apa saja penyebab kenaikan gula darah, selain makanan manis dan tinggi karbohidrat.

Baca juga: Kenali Apa itu Gula Darah Tinggi, dari Gejala hingga Pencegahannya

Simak penjelasan berikut untuk memahami apa saja pemicu glukosa tinggi yang tak terduga.

Apa pemicu gula darah tinggi?

Dari kopi hingga dehidrasi, berikut 5 pemicu kadar gula darah tinggi yang perlu Anda waspadai:

  • Kopi tanpa pemanis

Kopi murni yang berasal dari biji yang sudah di-roasting ternyata bisa menjadi pemicu gula darah tinggi, bahkan jika kita tidak menambahkan gula atau krimer.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Dikutip dari Endocrinweb, hal ini terjadi karena kafein pada kopi memicu respons hormonal dalam tubuh manusia.

Pertama, kafein memblokir reseptor adenosin sehingga mencegah rasa kantuk. Orang yang begadang cenderung mengalami peningkatan gula darah karena resistensi insulin.

Resistensi insulin ini memicu rasa lapar yang mendorong Anda meningkatkan porsi makan dan akhirnya menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

Kondisi akan semakin parah jika Anda tergoda untuk mengonsumsi camilan manis, makanan cepat saji rendah gizi, atau merokok.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Orang Sehat?

Kemudian, kafein meningkatkan efek stimulan alami yaitu serotonin, dopamin, dan asetilokin yang diproduksi oleh otak. Kondisi ini meningkatkan pelepasan adrenalin.

Adrenalin tersebut dapat memberi sinyal pada hati untuk melepaskan glukosa yang disimpan, sekaligus meningkatkan jumlah gula yang masuk ke dalam darah.

  • Kurang tidur

Kurang tidur menyebabkan tubuh melepas lebih banyak hormon kortisol atau mengalami sindrom Cushing.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Hormon kortisol mengakibatkan seseorang mengalami stres berlebih dan akhirnya menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

  • Gangguan kesehatan mental

Seseorang yang mengalami kesakitan akibat mengidap penyakit kronis, trauma karena kecelakaan, berisiko mengalami stres, gangguan cemas, dan masalah psikis lainnya.

Dilansir dari CDC, masalah kejiwaan inilah yang menyebabkan tubuh kurang sensitif terhadap insulin dan akhirnya membuat gula darah naik.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Tinggi yang Berbahaya bagi Pasien Diabetes?

Halaman:
2
Komentar
kacau ini dunia kesehatan, kemarin dibilang minum kopi pahit dapat mengurangi hula darah, sekarang bilang salah satu penyebab tingginya gula darah yaitu kopi tanpa pemanis. hei njir kalau bikin informasi yg jelas dong !!!!

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau