Kompas.com - 18/09/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi jari tangan bengkok Ilustrasi jari tangan bengkok

KOMPAS.com - Tangan merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menulis, makan, memegang barang, dan sebagainya.

Normalnya, manusia memiliki lima jari pada masing-masing tangan, dengan bentuk dan panjang yang beragam.

Sebagai organ yang digunakan untuk beraktivitas sehari-hari, tangan rentan terkena luka, cedera atau benturan yang dapat menyebabkan perubahan bentuk jari-jari tangan.

Cedera atau benturan dapat menyebabkan jari tangan mengalami pembengkakan atau peradangan, bahkan menjadi bengkok.

Baca juga: 8 Cara Alami Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki dan Jari Tangan

Selain karena cedera atau trauma, jari bengkok juga dapat terjadi akibat masalah kesehatan tertentu.

Penyebab

Merangkum Healthline dan Cleveland Clinic, jari bengkok dapat disebabkan oleh kelainan bawaan dan penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelainan tangan bawaan merupakan variasi dalam pembentukan tangan normal yang terjadi pada masa perkembangan janin dalam kandungan.

Salah satu kelainan tangan bawaan yang menyebabkan seseorang memiliki jari tangan bengkok adalah clinodactyly.

Clinodactyly adalah kondisi bawaan yang menyebabkan anak memiliki jari yang melengkung sehingga tumpang tindih dengan jari lainnya.

Jari yang melengkung atau bengkok biasanya dapat berfungsi dengan baik dan tidak terasa sakit.

Penyakit ini jarang terjadi, tetapi sekitar 25 persen anak-anak dengan down syndrome mengalami kondisi ini.

Selain karena kondisi bawaan, jari tangan bengkok juga dapat terjadi karena peradangan pada tendon yang melenturkan jari-jari tangan atau yang disebut trigger finger.

Baca juga: Terasa Melegakan, Adakah Bahaya Meretakkan Jari?

Tendon merupakan jaringan tebal yang berfungsi untuk menempelkan otot ke beberapa tulang kecil pada jari-jari tangan.

Ketika otot mengencang maka tendon akan menarik tulang untuk menggerakkan jari-jari melalui selubung tendon.

Jika selubung tersebut menyempit akan menyebabkan tendon tidak dapat bergerak dengan mudah sehingga mengalami iritasi atau peradangan.

Akhirnya, jari sulit digerakkan dan menyebabkan jari tetap dalam posisi bengkok karena sulit untuk diluruskan kembali.

Terdapat beberapa kondisi medis yang menyebabkan seseorang lebih berisiko mengalami trigger finger, di antaranya:

  • Menderita diabetes
  • Mengalami hipertiroidisme
  • Menderita rheumatoid arthritis atau rematik
  • Menderita tuberkulosis
  • Menderita gout arthritis karena kadar asam urat yang terlalu tinggi

Seseorang yang melakukan aktivitas berulang, seperti musisi dan petani juga berisiko terkena trigger finger.

Jika jari bengkok menekuk ke dalam, dapat menjadi gejala dari penyakit kontraktur Dupuytren.

Kontraktur Dupuytren terjadi akibat adanya penebalan jaringan di bawah kulit telapak tangan yang terus menebal sehingga otot-otot di sekitarnya sulit bergerak.

Jari-jari tangan yang mengalami kontraktur Dupuytren menjadi sulit digerakkan, bahkan menjadi bengkok.

Baca juga: 6 Penyebab Nyeri dan Pembengkakan Tiba-tiba di Sendi Jari

Diagnosis

Melansir Healthline, jari bengkok atau trigger finger dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter akan melihat bagaimana rentang gerak tangan dan merangsang pasien untuk menggerakkan atau meluruskan jari.

Jika dicurigai menderita clinodactyly, dokter mungkin akan melakukan pemindaian sinar X untuk memastikan diagnosis.

Jika hasil pemindaian menunjukkan tulang berbentuk C pada jari yang bengkok maka penderita mengidap clinodactyly.

Perawatan

Perawatan jari bengkok disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan penyakit yang menyertai, dan fokus untuk meningkatkan gerakan dan fungsi jari.

Jika jari bengkok disebabkan karena tingginya asam urat maka dokter akan memberikan obat penurun asam urat dan antiradang untuk meredakan nyeri dan bengkak.

Sedangkan pada kasus yang ringan, dokter akan memberikan terapi atau cara untuk meluruskan jari tangan yang bengkok.

Mengutip NHS, berikut beberapa perawatan medis yang dilakukan untuk mengatasi trigger finger:

  1. Obat aniinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk membantu menghilangkan rasa sakit
  2. Pemasangan belat plastik pada jari bengkok untuk mengurangi gerakan
  3. Suntikan steroid untuk mengurangi pembengkakan
  4. Operasi pada jari bengkok untuk membantu tendon dapat kembali bergerak bebas

Baca juga: 6 Gejala Arthritis di Buku-buku Jari dan Cara Mengatasinya

Terdapat beberapa perawatan yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mengatasi trigger finger atau jari bengkok, di antaranya:

  • Istirahat dari aktivitas berulang selama empat hingga enam minggu, misalnya tidak memainkan alat musik selama jari bengkok
  • Menggunakan penyangga atau gips untuk membatasi gerakan dan mengistirahatkan tangan
  • Kompres tangan dengan es untuk meredakan nyeri
  • Rendam tangan dengan air hangat beberapa kali untuk mengendurkan tendon dan otot
  • Meregangkan jari-jari tangan yang bengkok dengan lembut untuk mengurangi kekakuan dan meningkatkan jangkauan gerak

Pencegahan

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami jari tangan bengkok, di antaranya:

  1. Rutin melatih jari-jari tangan untuk menjaga otot-otot jari tangan tetap rileks, seperti mengepal dan meregangkan jari tangan
  2. Jika menderita asam urat, hindari atau batasi makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat, seperti makanan laut dan jeroan
  3. Rutin berolahraga untuk membantu menjaga kelenturan jari tangan
  4. Hindari aktivitas yang dapat menyebabkan cedera pada jari tangan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Clubfoot
Clubfoot
PENYAKIT
Gigi Bengkok
Gigi Bengkok
PENYAKIT
Kapalan
Kapalan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.