Olahraga di Usia 40 Bisa Cegah Penuaan

Kompas.com - 02/11/2015, 18:01 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Banyak wanita muda berolahraga agar pinggang tetap ramping. Tapi, olahraga di usia setelah 40 juga penting untuk mencegah penuaan. Olahraga ringan saat usia
40 berguna melawan penuaan sel.

Periset dalam studi baru meneliti bagaimana olahraga berdampak pada panjang telomere. Telomere adalah ujung tali DNA yang mencegah kerusakan, seperti ujung yang dilindungi plastik pada tali sepatu.

Ketika sel menua, telomere secara alami memendek. Perburukan ujung itu dipercepat oleh obesitas, rokok dan penyakit seperti diabetes dan insomnia.Panjang telomere sudah lama terbukti ada hubungannya dengan panjang umur.

Riset sebelumnya sudah menemukan, bahwa atlet memiliki telomere lebih panjang dibandingkan bukan atlet pada usia sama. Demikian juga wanita tua yang terus berolahraga seperti jalan kaki.

Sebagai bagian dari studi, mereka meneliti data 6.500 orang usia 20 sampai 84 dari survei National Health and Nutrition Examination.Survei itu menanyakan puluhan ribu orang dewasa perihal kesehatan, termasuk juga kebiasaan olahraga, juga pemeriksaan dan penyediaan sampel darah. Sampel darah digunakan untuk menguji panjang telomere mereka.

Orang-orang yang terlibat dalam penelitian dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan level olahraga. Mereka membuat satu skor jika terlibat dalam aktivitas berikut dalam seebulan terakhir: latihan beban, olahraga sedang seperti jalan kaki, olahraga berat seperti lari atau bersepeda. Kemudian mereka membandingkan skor dengan panjang telomere.

Mereka menemukan di setiap skor, risiko seseorang untuk mengalami pemendekan telomere menurun. Mereka yang menjalani satu jenis aktivitas sekitar tiga persen berkurang pemendekan telomere dibandingkan yang tidak olahraga.

Mereka yang melakukan dua jenis aktivitas berkurang 24 risikonya. Tiga aktivitas mengurangi risiko sampai 29 persen dan empat aktivitas menurunkan risiko sampai 52 persen.

Pengurangan risiko pemendekan telomere itu terkuat terjadi di kalangan usia 40 dan 65 tahun. Hal ini menyimpulkan, bahwa usia paruh baya merupakan waktu kunci untuk mulai berolahraga agar telomeres berhenti memendek.

Namun, studi ini tidak menemukan seberapa banyak olahraga yang dibutuhkan untuk mencegah penuaan sel.

Riset ini dipimpin oleh Paul Loprinzi dan Jeremy Loenneke dari University of Mississippi dan Elizabeth Blackburun dari University of California, San Francisco. Penelitian ini telah diterbitkan di jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X