Kompas.com - 22/04/2016, 10:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kegemukan dan sakit jantung memang bersahabat erat, tapi jika kita bertubuh kurus, efeknya juga tak terlalu bagus. Orang yang terlalu kurus diketahui lebih sulit bertahan hidup saat serangan jantung.

Orang yang memiliki indeks massa tubuh kurang dari 18,5 dikategorikan sebagai kurus. Dalam penelitian yang mengikuti jejak orang lanjut usia yang dirawat karena sakit jantung, terbukti bertubuh kurus menimbulkan kerugian.

Salah satu dugaan mengapa orang kurus memiliki angka harapan hidup yang rendah saat mengalami serangan jantung adalah karena ada penyakit tersembunyi yang mungkin diderita.

Penyakit kronik yang parah diketahui memang secara bertahap akan membuat tubuh kurus. Bobot tubuh yang kurang dari normal juga lebih ringkih dan daya tahan tubuhnya lebih rendah.

Tim peneliti tersebut menyimpulkan, untuk meningkatkan harapan hidup pasien, dokter harus fokus meningkatkan status gizi dan berat badan pasien.

Dalam penelitian juga diketahui, pasien yang mengalami penurunan berat badan akibat penyakit kanker atau jantung mengalami kenaikan usia harapan hidup setelah mendapatkan terapi penambahan berat badan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.