Kompas.com - 24/02/2020, 09:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Sejumlah kalangan menilai ponsel telah mengurangi fokus dan perhatian para orangtua dalam mengasuh dan menjaga keselamatan anak mereka.

Memang belum ada riset ilmiah yang dapat membuktikan adanya korelasi antara pemakaian ponsel dengan meningkatnya jumlah kecelakaan yang dialami anak usia dini.

Namun, kepolisian dan rumah sakit di Amerika telah membenarkan adanya peningkatan jumlah kecelakaan yang dialami anak usia balita ketika sedang bermain di taman atau kolam renang.

Baca juga: 6 Cara Jaga Kesehatan Mata Ketika Terlalu Lama Main Game di Gadget

Meningkatnya kasus pada anak seperti jatuh di tangga, berkeliaran di jalan raya, penculikan, dan tenggelam yang berujung pada kematian, diduga kuat sebagai akibat dari perilaku orangtua yang terlalu sibuk bermain ponsel atau kurangnya pengawasan.

2. Membuat anak sedih

Psikolog sosial dari Massachusets Institute of Technology (MIT), Dr Sherry Turkle, mengatakan, anak akan merasa diabaikan ketika orangtua lebih memilih ponsel ketimbang dirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengungkapkan, tingkat sensivitas perasaan anak memang berbeda-beda, tetapi mereka tetap akan merasakan ketiadaan hubungan emosional dengan orangtua masing-masing.

3. Mengganggu perkembangan emosi dan bahasa anak

Kecakapan bahasa anak tidak akan berkembang ketika orangtuanya jarang mengajaknya berbicara ketika lebih memilih sibuk dengan ponsel.

Karena jarang berbicara, anak tentu akan kesulitan mengungkapkan perasaan mereka dan cenderung akan memendam kekecewaan atau kesedihan yang dirasakan.

Baca juga: 8 Cara Cegah Mata Kering Akibat Penggunaan Gadget

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Retinoblastoma
Retinoblastoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.