Kompas.com - 03/07/2020, 21:03 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

Sakit dada sesaat umumnya disebabkan cedera atau peradangan di ligamen, otot, saraf, sendi dan tendon, serta tulang belakang.

Masalah kesehatan ini juga bisa disebabkan otot yang tertarik ke dada, misalkan karena herpes zoster.

Baca juga: Kenali Jantung Berdebar Gejala Penyakit Jantung Takikardia

2. Sakit dada kian parah saat dipakai bernapas

Sakit dada atau rasa tidak nyaman di dada yang memburuk seiring aktivitas pernapasan bisa jadi bukan gejala penyakit jantung.

Nyeri dada pada penyakit jantung biasanya terasa menyebar atau menjalar, tapi rasa sakitnya tidak meningkat saat digunakan bernapas.

Sakit dada yang terasa memburuk saat mengambil atau menghela napas bisa jadi masalah pada paru-paru.

Baca juga: Apakah Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

3. Sakit dada membaik setelah beraktivitas

Sakit dada yang terkait penyakit jantung biasanya memburuk setelah olahraga.

Apabila nyeri dada membaik setelah digunakan untuk beraktivitas, bergerak, atau berolahraga, bisa jadi penyebabnya asam lambung naik.

Menurut Dokter Rimmerman, tanda penyakit jantung muali dari serangan jantung sampai angina bisa bermacam-macam.

Baca juga: 7 Beda Penyakit Jantung pada Wanita dan Pria

Beberapa orang tidak merasakan gejala sakit sama sekali. Tapi ada juga yang mengalami sakit di dada.

Penderita lain juga bisa merasakan ketidaknyamanan di lengan, tenggorokan, atau rahang.

Untuk memastikan sakit dada disebabkan penyakit jantung atau bukan, diperlukan pemeriksaan medis dari dokter.

Dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik, melihat riwayat kesehatan, dan memberikan rekomendasi tes darah sampai pencitraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penyakit Paget
Penyakit Paget
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.