Kompas.com - 12/07/2020, 21:00 WIB
Ilustrasi vagina BarabasaIlustrasi vagina

KOMPAS.com - Keputihan seringkali menjadi halyang menjadi kegelisahan para perempuan. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan rasa lembap dan tak nyaman di sekitar organ intim.

Keputihan adalah kondisi ketika dari vagina keluar cairan atau lendir. Sebenarnya, kondisi ini merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan.

Ya, cairan yang keluar tersebut diproduksi oleh kelenjar vagina dan leher rahim untuk membawa keluar sel mati dan bakteri.

Baca juga: 6 Tanda Keputihan Bermasalah dan Cara Penanganannya

Meski pada dasarnya kondisi ini merupakan hal yang alami dan wajar, tapi ada beberapa kasus keputihan merupakan hal yang abnormal bahkan berbahaya.

Sangat penting untuk mengenali tanda keputihan yang abnormal karena bisa menjadi tanda infeksi atau kondisi kesehatan yang lebih serius.

Lalu, apa saja ciri keputihan yang berbahaya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir dari Verywell Health, beberapa tanda keputihan yang mengindikasikan infeksi di antaranya:

1. Perubahan warna, konsistensi, atau jumlah

Warna keputihan normal biasanya berwarna bening atau putih. Jika mengalami perubahan warna yang tiba-tiba, Anda perlu waspada.

Melansir dari Kids Health, perubahan warna yang perlu diwspadai jika menjadi kehijauan, keabu-abuan, atau warna nanah.

Konsistensi pada keputihan normal biasanya lengket, agak tipis, dan elastis. Tapi, jika Anda mendadak mendapati keputihan lebih tebal, berbusa, atau mirip keju cottage, perlu diwaspadai.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X