10 Manfaat Konsumsi Bayam untuk Tubuh

Kompas.com - 24/07/2020, 07:35 WIB
Ilustrasi bayam Ilustrasi bayam

KOMPAS.com - Bayam adalah sayuran yang mudah ditemui di Indonesia. Sayuran hijau ini juga memiliki harga terjangkau di semua kalangan masyarakat.

Meski mudah dan murah, sayuran ini ternyata memiliki kandungan gizi yang besar.

Berbagai nutrisi dalam bayam membuatnya tergolong dalam superfood atau pangan super. Tak hanya itu, nutrisi-nutrisi dalam bayam juga diketahui membuatnya memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan tubuh.

Baca juga: Benarkah Sayur Bayam Bisa Sebabkan Asam Urat?

Setidaknya ada 10 manfaat yang bisa kita nikmati dari mengonsumsi bayam. Apa saja?

1. Kesehatan tulang

Bayam diketahui kaya akan berbagai vitamin, termasuk vitamin K.

Konsumsi vitamin K sangat baik untuk tulang karena bertindak sebagai pengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, dan dapat mengurangi jumlah kalsium yang keluar dari tubuh.

Hal ini membuat vitamin K dikaitkan dengan rendahnya risiko patah tulang.

Dikutip dari Live Science, The National Osteoporosis Foundation merekomendasikan makan bayam karena kandungan vitamin K dan magnesiumnya.

Hanya satu cangkir bayam yang dimasak mengandung 987 persen kebutuhan vitamin K harian Anda.

2. Mencegah anemia defisiensi zat besi

Zat besi merupakan mineral yang penting dalam pembentukansel darah merah.

Tanpa zat besi yang cukup, darah tidak dapat menghasilkan cukup hemoglobin atau protein dalam darah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Salah satu mineral yang terkandung dalam bayam adalah zat besi. Konsumsi satu cangkir bayam memenuhi 36 persen kebutuhan zat besi harian Anda.

Dengan mengonsumsi bayam, Anda bisa mencegah anemia defisiensi zat besi.

3. Kesehatan kulit dan rambut

Merangkum dari Medical News Today, bayam memiliki sejumlah besar vitamin A yang berfungsi untuk menyeimbangkan produksi minyak di pori-pori kulit dan rambut.

Selain itu, bayam juga kaya akan vitamin C. Jenis vitamin ini juga sangat baik untuk kesehatan kulit dan rambut.

Vitamin C dapat membantu menjaga kulit tetap tampak awet muda dan membantu penyembuhan luka.

4. Mencegah kanker

Dilansir dari Healthline, bayam mengandung komponen Monogalactosyldiacylglycerol (MGDG) dan Sulfoquinovosyl diacylglycerol (SQDG).

Kedua komponen tersebut dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Bioactive Foods in Promoting Health dan Current Medical Chemistry menunjukkan, senyawa tersebut membantu memperlambat pertumbuhan tumor leher rahim.

Tak hanya itu, senyyawa tersebut juga diketahui dapat mengurangi ukuran tumor.

Dalam beberapa penelitian lain, konsumsi bayam pada manusia menunjukkan hasil menggembirakan dalam pengurangan risiko kanker prostat dan kanker payudara.

Baca juga: Benarkah Sayur Bayam Bisa Jadi Racun Jika Tak Segera Dimakan?

5. Mencegah asma

Bayam juga diketahui memiliki kandungan beta-karoten yang tinggi. Senyawa ini dapat membantu penderita asma mengurangi gejala yang dialami.

Selain itu, sayuran hijau ini juga mengandung magnesium. Magnesium dapat menjadi pengobatan darurat yang efektif untuk serangan asma.

6. Baik bagi penderita diabetes

Bayam mengandung antioksidan yang dikenal sebagai asam alfa-lipoat.

Jenis antioksidan ini yang telah terbukti menurunkan kadar glukosa, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mencegah oksidatif, perubahan yang diinduksi stres pada pasien dengan diabetes.

7. Kesehatan jantung dan tekanan darah

Kandungan kalium dalam bayam diketahui baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.

Asupan kalium yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, tekanan darah rendah, dan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Selain itu, efek penurunan tekanan darah dalam bayam juga didapatkan dari kandungan nitrat di dalamnya.

8. Kesehatan mata

Bayam adalah sumber karotenoid lutein dan zeaxanthin yang baik.

Kedua senyawa ini berhubungan dengan membantu mencegah degenerasi makula dan katarak yang berkaitan dengan usia.

Menurut The Scripps Research Institute, penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang makan bayam tiga kali seminggu memiliki risiko 43 persen lebih rendah terkena degenerasi makula.

Baca juga: 5 Manfaat Bayam bagi Kesehatan, Kuatkan Tulang hingga Jaga Jantung

9. Baik untuk kehamilan

Kebutuhan asam folat dalam kehamilan terbilang cukup besar. Itu karena asam folat dapat membantu janin mencegah cacat tabung saraf pada awal kehamilan.

Bayam adalah salah satu sumber pangan yang mengandung asam folat tinggi.

Satu cangkir bayam dapat membantu memenuhi asam folat hingga 66 persen kebutuhan harian.

10. Kesehatan sistem pencernaan

Kandungan serat dan air pada bayam diketahui memiliki manfaat pada sistem pencernaan.

Konsumsi bayam dipercata dapat membantu mencegah sembelit dan meningkatkan saluran pencernaan yang sehat.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X