Kompas.com - 31/07/2020, 19:31 WIB

KOMPAS.com - Stroke ringan bisa terjadi karena penyumbatan sementara aliran darah ke otak.

Stroke ringan dalam dunia medis dikenal sebagai mini stroke atau Transient Ischemic Attack  (TIA).

Melansir laman resmi American Stroke Association, stroke ringan adalah tanda atau peringatan awal stroke.

Baca juga: Gejala Stroke yang Pantang Diabaikan

Kendari gejala stroke ringan tidak tampak berbahaya seperti stroke biasa, namun tanda-tanda darurat medis ini pantang diabaikan.

Gumpalan atau penyumbatan di otak karena stroke ringan biasanya bersifat sementara atau berlangsung singkat.

Gumpalan atau penyumbatan bisa larut dengan sendirinya dan gejala penyakit bisa berlangsung dalam hitungan menit sampai jam.

Gejala stroke ringan seperti apa?

Melansir Healthline, gejala stroke ringan terkadang sulit dikenali atau kerap diabaikan karena cepat berlalu.

Beberapa gejala stroke ringan yang umum dirasakan penderita di antaranya:

  • Susah bicara, sulit mengingat kata-kata, susah menyebut dan memahami kata-kata
  • Kesulitan fisik saat bicara
  • Bingung
  • Ada masalah keseimbangan
  • Timbul rasa geli
  • Pusing
  • Sakit kepala parah
  • Tidak peka bau
  • Tidak peka rasa
  • Lemah atau mati rasa di sisi kanan atau kiri wajah atau tubuh
  • Pandangan buram atau buta sesaat di satu bagian mata

Baca juga: Bagaimana Infeksi Virus Corona Bisa Picu Stroke pada Kalangan Muda?

Apabila ada gejala stroke ringan di atas, segera cari pertolongan medis.

Gejala stroke ringan dapat berlangsung singkat antara satu menit sampai 24 jam.

Seringkali gejala penyakitnya sudah hilang ketika penderita diperiksa dokter.

Namun, penting bagi penderita melaporkan detail gejala stroke yang sudah dialami.

Baca juga: Anda Doyan Tidur? Awas Risiko Stroke Mengintai

Pertolongan pertama pada gejala stroke ringan

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit
Jika Anda mendapati ada penderita mengalami gejala stroke ringan, segera amati apakah ada tanda-tanda stroke yang umum, yakni:

  • Wajah

Tersenyum lalu amati apakah satu sisi wajah terkulai, perot, atau tidak simetris

  • Lengan

Angkat kedua tangan ke atas dan amati apakah salah satu lengan jatuh ke bawah

  • Bicara

Ucapkan kata atau frasa singkat dan periksa apakah bicaranya cadel, tidak jelas, atau aneh

Baca juga: Cegah Sakit Jantung dan Stroke, Ini Pentingnya Rutin Cek Kolesterol Sejak Muda

Jika ada beberapa tanda stroke umum di atas, segera menelpon ambulance atau segera bawa penderita ke layanan gawat darurat.

Kendati sekilas gejala stroke ringan tampak tidak membutuhkan bantuan medis mendesak, namun Anda perlu mengingat jika stroke ringan bisa jadi tanda stroke umum yang tak boleh diabaikan.

Jangan menunda pergi ke rumah sakit ketika sudah mendapati penderita mengalami gejala stroke ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.