Fakta Nutrisi Daging Sapi

Kompas.com - 01/08/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi daging sapi Shutterstock/Stoker20Ilustrasi daging sapi

KOMPAS.com - Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan yang mudah ditemui di Indonesia.

Bahan pangan yang masuk dalam kategori daging merah ini memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh seperti membangun otot, tulang, jaringan, hingga menunjang kinerja enzim.

Manfaat kesehatan tersebut tidak lain berasal dari kandungan nutrisi dalam daring sapi, terutama protein.

Baca juga: Daging Sapi, Ayam, atau Ikan, Mana yang Paling Rentan Picu Kolesterol Tinggi?

Selain protein, bahan makanan yang terkenal ketika diolah menjadi rendang ini memang memiliki berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh serta berbagai kandungan lainnya.

Lebih lengkapnya, begini fakta nutrisi daging sapi dilansir dari Healthline.

Setiap bagian daging memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Meski begitu, secara garis besar nutrisi yang terkandung dalam 100 gram daging sapi dengan kandungan lemak 10 persen adalah:

  • Kalori: 217
  • Air: 61 persen
  • Protein: 26,1 gram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Gula: 0 gram
  • Serat: 0 gram
  • Lemak: 11,8 gram

Protein

Daging sapi dikenal sebagai sumber protein yang baik untuk tubuh. Hal ini karena daging sapi memang utamanya terdiri dari protein.

Protein hewani biasanya berkualitas tinggi dan mengandung 9 asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan serta pemeliharaan tubuh.

Bahkan, dapat dikatakan, daging sapi adalah salah satu sumber protein makanan yang paling lengkap. Profil asam amino-nya hampir identik dengan otot tubuh.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Daging Sapi Segar dan Layak Dikonsumsi

Untuk alasan ini, konsumsi daging sapi mungkin bermanfaat untuk pemulihan pasca-operasi atau memulihkan atlet.

Lemak

Selain terkenal sebagai sumber protein, daging sapi juga dikenal sebagai sumber lemak.

Bagian ini kadang yang diburu orang karena menambah rasa dari daging sapi. Meski begitu, lemak meningkatkan kandungan kalori dalam daging.

Lemak daging sapi terdiri dari lemak jenuh dan tak jenuh tunggal. Keduanya hadir dalam jumlah yang kurang lebih sama.

Asam lemak utama dalam daging sapi adalah asam stearat, asam oleat, dan asam palmitat.

Vitamin dan mineral

Selain protein dan lemak, daging sapi juga berlimpah vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya:

  • Vitamin B12. Nutrisi ini sangat penting untuk pembentukan darah, otak, dan sistem saraf.
  • Seng. Daging sapi kaya akan seng, yaitu mineral penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.
  • Selenium. Kandungan ini merupakan elemen penting bagi berbagai fungsi tubuh.
  • Zat besi. Sebagian besar zat besi dalam daging sapi dapat diserap dengan sangat efisien oleh tubuh.
  • Niasin (vitamin B3). Kandungan ini dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
  • Vitamin B6. Fungsinya penting untuk pembentukan darah dan metabolisme energi.
  • Fosfor. Mineral ini penting bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

Baca juga: Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Sehat?

Senyawa lain

Daging sapi juga mengandung sejumlah zat bioaktif dan antioksidan yang berpengaruh pada kesehatan. Beberapa yang menonjol di antaranya:

  • Creatin yang berfungsi sebagai sumber energi dan pembentukan massa otot.
  • Taurin adalah asam amino antioksidan yang penting untuk fungsi jantung dan otot.
  • Glutathione adalah salah satu senyawa antioksidan yang terkandung dalam daging sapi.
  • Asam linoleat terkonjugasi (CLA) memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan bagian dari diet sehat.
  • Kolesterol, dalam jumlah terkontrol, memiliki banyak manfaat untuk fungsi tubuh.


Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X