Kompas.com - 24/08/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi tes kadar gula darah, penyakit diabetes SHUTTERSTOCK/Proxima StudioIlustrasi tes kadar gula darah, penyakit diabetes

KOMPAS.com - Munculnya beragam masalah kulit merupakan ciri-ciri diabetes yang perlu diwaspadai.

Penyakit gula darah tinggi atau diabetes erat kaitannya dengan kulit bermasalah.

Dilansir dari Healthline, kondisi gula darah tinggi dapat menyebabkan aliran darah ke kulit jadi tidak lancar.

Diabetes juga bisa memicu kerusakan pembuluh darah dan saraf, serta menurunkan kemampuan sel darah putih dalam melawan infeksi.

Baca juga: 5 Ciri-Ciri Gula Darah Naik yang Perlu Diwaspadai

Sirkulasi darah yang tidak lancar bisa turut memengaruhi kolagen kulit. Sehingga, tekstur kulit jadi berubah dan regenerasi kulit untuk sembuh dari luka jadi ikut terhambat.

Kerusakan sel kulit terkadang dapat menghambat kemampuan kulit untuk berkeringat. Kondisi ini membuat penderita diabetes jadi lebih peka pada suhu udara tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 51,1 persen sampai 97 persen penderita diabetes akan mengalami masalah kulit.

Antara lain luka atau iritasi di sekitar tempat menyuntikkan insulin, luka susah sembuh, sampai infeksi sekunder karena luka susah sembuh.

Baca juga: Jenis Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Berikut beberapa ciri-ciri diabetes dari luka yang muncul di kulit menurut American Academy of Dermatology Association:

1. Bercak kuning, kemerahan, atau cokelat di kulit

Munculnya bercak kuning, kemerahan, atau cokelat pada kulit bisa jadi ciri-ciri luka diabetes yang tak boleh diabaikan.

Kondisi kulit yang dikenal sebagai necrobiosis lipoidica ini awalnya berupa benjolan kecil mirip jerawat.

Setelah berkembang, benjolan berubah menjadi bercak di kulit yang membengkak dan keras.

Selain muncul bercak di kulit, ciri-ciri luka diabetes ini disertai tanda kulit sekitar luka jadi mengkilap, pembuluh darah jadi terlihat jelas, serta kulit terasa gatal dan nyeri.

Baca juga: Konsumsi Jus Pare untuk Penderita Diabetes, Bagaimana Baiknya?

2. Kulit melepuh tanpa sebab jelas

kulit melepuh berisi cairan pada kakivia cleveland clinic kulit melepuh berisi cairan pada kaki
Terkadang, penderita diabetes juga mendapati kulitnya melepuh tanpa sebab yang jelas.

Pada orang nondiabetes, kulit bisa melepuh saat terkena benda panas seperti panci atau air mendidih, atau terkena gesekan sepatu.

Ciri-ciri luka diabetes lepuh ini umumnya berukuran cukup besar, muncul sekelompok luka lepuh, atau kombinasi keduanya.

Lepuh bisa muncul di tangan, kaki, atau lengan bawah. Terkadang, tampilan lepuh mirip luka bakar atau tersengat benda panas.

Bedanya dengan luka bakar biasanya, luka lepuh pada penderita diabetes tidak terasa nyeri.

Baca juga: 5 Buah yang Aman Dimakan Penderita Diabetes

3. Infeksi kulit

Ciri-ciri diabetes lain yang lazim dialami penderitanya yakni munculnya infeksi kulit.

Infeksi kulit pada penderita diabetes ditandai dengan gejala kulit terasa panas, bengkak, dan nyeri.

Selain itu, muncul ruam yang gatal, terkadang ada luka lepuh kecil, kulit bersisik atau kering, atau ada cairan putih yang keluar dari luka.

Infeksi kulit bisa muncul di berbagai bagian tubuh penderita diabetes, misalkan di antara jari-jari kaki, sekitar kuku, sampai di kulit kepala.

4. Muncul luka terbuka

ilustrasi luka ilustrasi luka
Kondisi gula darah yang ajek tinggi dalam waktu lama dapat membuat diabetes tak terkontrol.

Salah satu dampaknya, muncul luka terbuka yang sulit sembuh karena peredaran darah tidak lancar dan saraf rusak.

Ciri-ciri luka diabetes yang cukup umum ini biasanya muncul di kaki. Luka terbuka pada penderita diabetes ini dalam dunia medis disebut ulkus diabetes.

Baca juga: 5 Gejala Diabetes pada Anak, Tak Hanya Diderita Orang Tua

5. Terdapat bercak hitam mirip bekas luka di kulit

Masalah kulit shin juga bisa jadi tanda diabetes pada kulit penderitanya.

Kondisi kulit ini memicu terbentuknya bercak hitam sampai membentuk garis mirip bekas luka di kulit.

Istilah medis penyakit ini adalah dermopati diabetik. Umumnya, bercak hitam mirip bekas luka ini muncul di tulang kering.

Namun, tidak menutup kemungkinan bercak hitam dan bekas luka terlihat di lengan, paha, atau area tubuh lainnya.

Tidak seperti bercak hitam penuaan yang bisa memudar setelah 18 bulan, bercak hitam dan bekas luka pada penderita diabetes ini sulit hilang dalam jangka waktu lama.

6. Muncul beruntusan merah atau kekuningan

Ilustrasi diabetesThinkstock Ilustrasi diabetes
Ciri-ciri luka diabetes lainnya bisa berupa beruntusan kuning kemerahan mirip jerawat.

Tidak seperti jerawat yang hanya berwarna kemerahan, warna beruntusan pada diabetes bisa kekuningan.

Beruntusan ini bisa muncul di bokong, paha, lekukan tubuh, siku, atau lutut. Benjolan kecil berisi air ini juga terasa gatal.

Beruntusan bisa muncul saat gula darah tinggi tidak terkendali dan bisa sembuh setelah diabetes terkontrol.

Baca juga: Awas, Tidur Lebih dari 8 Jam Bisa Picu Diabetes hingga Kematian Dini

7. Kutil tumbuh di beberapa area tubuh

Ciri-ciri diabetes yang nampak pada kulit lainnya yakni munculnya kutil.

Kendati tidak berbahaya, kutil bisa jadi tanda terlalu banyak insulin dalam darah.

Kutil pada penderita diabetes bisa muncul di kelopak mata, leher, ketiak, dan selangkangan.

Jika Anda mendapati beberapa ciri-ciri diabetes yang nampak pada kulit di atas, coba konsultasikan kepada dokter.

Masalah pada kulit seperti luka diabetes perlu mendapatkan penanganan serius agar tidak timbul komplikasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Angiosarkoma
Angiosarkoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.