Fakta Seputar Plasenta Previa, Biang Pendarahan pada Ibu Hamil

Kompas.com - 17/09/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi ibu hamil NataliaDeriabinaIlustrasi ibu hamil

Ada beberapa jenis plasenta previa, yakni:

  • Plasenta previa penuh: plasenta menutupi seluruh saluran rahim
  • Plasenta previa parsial: plasenta menutupi sebagian saluran rahim
  • Plasenta previa marginal: plasenta terlalu dekat dengan serviks

Segala jenis plasenta previa dapat memengaruhi proses persalinan bayi.

Baca juga: 10 Penyebab Haid Terlambat Selain Hamil

Gejala plasenta previa

Ibu hamil dengan plasenta previa memiliki gejala utama pendarahan dari vagina.

Melansir Mayo Clinic, pendarahan tersebut berupa darah merah segar tanpa disertai rasa sakit dan muncul di paruh kedua kehamilan.

Beberapa ibu hamil juga mengalami kontraksi selama pendarahan.

Ibu hamil yang didiagnosis dengan plasenta previa di awal kehamilan, umumnya gejala komplikasi kehamilan tersebut sembuh seiring pertumbuhan rahim.

Namun, plasenta previa yang muncul di tengah atau akhir kehamilan, kemungkinan sembuhnya semakin kecil.

Plasenta previa bisa dideteksi lewat pemeriksaan USG kehamilan, terutama menginjak trimester kedua.

Jika ibu hamil mengalami pendarahan bagina selama trimester kedua atau ketiga, segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Jantung Berdebar saat Hamil, Normal atau Tidak?

Penyebab plasenta previa

Para ahli hingga kini belum mengetahui dengan pasti apa penyebab plasenta previa.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X