Kompas.com - 01/03/2021, 20:06 WIB

KOMPAS.com – Jika Anda mengalami obesitas, kehilangan banyak berat badan adalah pencapaian mengesankan yang secara signifikan dapat mengurangi risiko penyakit.

Tapi, orang yang mengalami penurunan berat badan yang besar sering kali mengalami kulit kendur di sejumlah area tubuh.

Di mana, kondisi ini bisa jadi berdampak negatif pada penampilan dan kualitas hidup.

Baca juga: 3 Cara Mengukur Obesitas, Mana yang Terbaik?

Penyebab kulit kendur setelah berat badan turun

Kulit merupakan organ terbesar di tubuh dan membentuk pelindung terhadap pengaruh lingkungan.

Melansir Medical News Today, lapisan paling dalam dari kulit manusia terdiri dari protein, termasuk kolagen dan elastin.

Kolagen yang membentuk 80 persen struktur kulit bertugas dalam memberikan ketegasan (kaku) dan kekuatan.

Gejala sembelit penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin gangguan pencernaan ini.

Sementara, elastin memberikan elastisitas dan membantu kulit tetap kencang.

Selama penambahan berat badan, kulit akan mengembang untuk memberi ruang bagi peningkatan pertumbuhan di perut dan bagian tubuh lainnya.

Kehamilan adalah salah satu contoh ekspansi ini.

Ekspansi kulit selama kehamilan terjadi selama beberapa bulan, dan kulit yang membesar biasanya menarik kembali dalam beberapa bulan setelah kelahiran bayi.

Sedangkan, kebanyakan orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki berat badan ekstra selama bertahun-tahun, yaitu sering kali dimulai sejak masa kanak-kanak atau remaja.

Baca juga: Bagaimana Serat Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Ketika kulit telah meregang secara signifikan dan tetap seperti itu untuk jangka waktu yang lama, serat kolagen dan elastin menjadi rusak.

Akibatnya, kulit kehilangan sebagian kemampuannya untuk menarik kembali.

Sebagai konsekuensi, saat seseorang dengan obesitas kehilangan banyak berat badan, kulit berlebih akan menggantung dari tubuh.

Secara umum, semakin besar penurunan berat badan, semakin jelas efek kulit kendurnya.

Jadi, bisa disimpulkan, bahwa kulit yang meregang selama penambahan berat badan yang signifikan sering kali akan kehilangan kemampuannya untuk menarik kembali setelah penurunan berat badan karena kerusakan kolagen, elastin, dan komponen lain yang bertanggung jawab atas elastisitas.

Baca juga: 13 Menu Sarapan untuk Bantu Turunkan Berat Badan

Faktor yang memengaruhi hilangnya elastisitas kulit

Terdapat sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kulit kendur setelah berat badan turun.

Ini termasuk:

  • Lama waktu kelebihan berat badan

Secara umum, semakin lama seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, kulit mereka akan semakin kendur setelah penurunan berat badan karena hilangnya elastin dan kolagen.

  • Jumlah penurunan berat badan

Penurunan berat badan hingga 46 kg atau lebih biasanya menghasilkan lebih banyak kulit yang menggantung daripada penurunan berat badan yang lebih sederhana

  • Usia

Kulit yang lebih tua memiliki lebih sedikit kolagen daripada kulit yang lebih muda dan cenderung lebih longgar setelah penurunan berat badan.

  • Genetika

Gen dapat memengaruhi respons kulit terhadap kenaikan dan penurunan berat badan.

  • Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari secara rutin (kronis) telah terbukti mengurangi produksi kolagen dan elastin kulit, yang dapat menyebabkan kulit kendur.

Baca juga: Sudahi Perdebatan, Ini Waktu Berjemur yang Tepat Hasil Kajian Perdoski

  • Merokok

Merokok dilaporkan dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen dan kerusakan kolagen yang ada, mengakibatkan kulit kendur.

Cara mengencangkan kulit kendur setelah berat badan turun

Merangkum Health Line, tersedia sejumlah cara mengencangkan kulit kendur setelah berat badan turun yang dapat dicoba, baik secara alami maupun dengan bantuan suplemen dan operasi.

Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Lakukan latihan resistensi

Terlibat dalam latihan beban atau resistensi secara teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk membangun massa otot baik pada orang dewasa.

Baca juga: Bagaimana Olahraga yang Tepat untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh?

Selain membantu membakar lebih banyak kalori, peningkatan massa otot juga dapat membantu memperbaiki tampilan kulit yang kendur.

2. Konsumsi kolagen

Kolagen hidrolisat sangat mirip dengan gelatin. Ini adalah bentuk olahan dari kolagen yang ditemukan di jaringan ikat hewan.

Meskipun belum diuji pada orang dengan kulit kendur terkait dengan penurunan berat badan yang besar, penelitian menunjukkan bahwa hidrolisat kolagen mungkin memiliki efek perlindungan pada kolagen kulit.

Dalam studi terkontrol, kekuatan kolagen meningkat secara signifikan setelah empat minggu suplementasi dengan peptida kolagen, dan efek ini bertahan untuk durasi selama studi 12 minggu.

Kolagen hidrolisat juga dikenal sebagai kolagen terhidrolisis. Itu tersedia dalam bentuk bubuk.

Sumber kolagen populer lainnya adalah kaldu tulang, daging ayam, ikan dan kerang, putih telur, yang juga memberikan manfaat kesehatan lainnya.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Kolagen untuk Kebaikan Kulit

3. Konsumsi nutrisi tertentu dan tetap terhidrasi

Nutrisi tertentu penting untuk mendukung produksi kolagen dan komponen lain dari kulit yang sehat.

Ini termasuk:

  • Protein: Protein yang cukup sangat penting untuk kesehatan kulit, dan asam amino lisin dan prolin (komponen penyusun protein) berperan langsung dalam produksi kolagen
  • Vitamin C: Vitamin C dibutuhkan untuk sintesis kolagen dan juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari
  • Asam lemak omega 3: Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa asam lemak omega 3 pada ikan berlemak dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit
  • Air: Menjaga terhidrasi dengan baik dapat meningkatkan penampilan kulit. Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang meningkatkan asupan air harian mereka mengalami peningkatan yang signifikan dalam hidrasi dan fungsi kulit

4. Gunakan firming creams

Banyak firming creams atau krim pengencang yang tersedia di pasaran mengandung kolagen dan elastin.

Meskipun krim ini untuk sementara waktu dapat meningkatkan kekencangan kulit, molekul kolagen dan elastin terlalu besar untuk diserap melalui kulit.

Padahal, secara umum, kolagen harus dibuat dari dalam ke luar.

5. Perawatan medis

Perawatan medis atau bedah biasanya diperlukan untuk mengencangkan kulit yang kendur setelah penurunan berat badan yang besar.

Ini mungkin termasuk:

  • Body-contouring surgery

Body-contouring surgery adalah tindakan untuk memperbaiki bentuk tubuh dengan cara mengurangi atau menambah bagian-bagian tertentu sehingga terlihat lebih proporsional.

Seseorang yang telah kehilangan sejumlah besar berat badan melalui operasi bariatrik atau metode penurunan berat badan lainnya mungkin saja meminta body-contouring surgery untuk menghilangkan kulit berlebih.

Dalam operasi ini, sayatan besar akan dibuat, dan kulit serta lemak berlebih bakal dibuang.

Bekas sayatan kemudian dijahit dengan jahitan halus untuk meminimalkan jaringan parut.

Bentuk spesifik body-contouring surgery di antaranya bisa meliputi:

  • Abdominoplasty (tummy tuck): Pengangkatan kulit dari perut
  • Pengencangan tubuh bagian bawah: Pengangkatan kulit dari perut, bokong, pinggul, dan paha
  • Pengencangan tubuh bagian atas: Pengangkatan kulit dari payudara dan punggung
  • Pengencangan paha medial: Pengangkatan kulit dari paha bagian dalam dan luar
  • Brachioplasty (pengencangan lengan): Pengangkatan kulit dari lengan atas

Beberapa operasi biasanya dilakukan pada bagian tubuh yang berbeda selama rentang satu hingga dua tahun setelah penurunan berat badan yang besar.

Body-contouring surgery biasanya membutuhkan rawat inap di rumah sakit selama satu hingga empat hari.

Sementara, waktu yang diperlukan untuk pemulihan di rumah biasanya sampai dua hingga empat minggu.

Untuk diketahui, mungkin ada juga beberapa komplikasi dari operasi, seperti perdarahan dan infeksi.

6. Prosedur medis alternatif

Meskipun body-contouring surgery sejauh ini merupakan prosedur medis yang paling umum, ada juga pilihan yang kurang invasif dengan risiko komplikasi yang lebih rendah untuk menghilangkan kulit kendur.

Ini termasuk:

  • VelaShape: Sistem ini menggunakan kombinasi cahaya infra merah, frekuensi radio, dan pijat untuk mengurangi kulit kendur
  • Ultrasonografi (USG): Sebuah studi terkontrol perawatan ultrasonografi pada orang yang menjalani operasi bariatrik tidak menemukan perbaikan obyektif pada kulit kendur. Namun, orang-orang melaporkan hilangnya rasa sakit dan gejala lain setelah perawatan

Tampaknya meskipun ada lebih sedikit risiko dengan prosedur alternatif ini, hasilnya mungkin tidak sesignifikan dengan operasi pembentukan tubuh atau body-contouring surgery. 

Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan tindakan terbaik dalam mengencangkan kulit setelah penurunkan berat badan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.