Kompas.com - 23/03/2021, 08:01 WIB

3. Kekurangan vitamin D

Selain kurang kalsium, penyebab osteoporosis lainnya yakni kekurangan vitamin D.

Vitamin D penting untuk membantu penyerapan dan mengontrol penggunaan kalsium.

4. Kurang gerak

Tulang kita jadi mudah rapuh dan lemah apabila tubuh tidak aktif bergerak. Tak pelak, orang yang kurang gerak rentan terkena osteoporosis.

Osteoporosis jamak dialami pengidap kelumpuhan atau pengidap penyakit berat sehingga seseorang sulit beranjak dari tempat tidur.

Jika Anda sering duduk, coba kurangi kebiasaan tak sehat ini. Sempatkan beranjak dari tempat duduk setidaknya setiap 30 menit sekali. Anda bisa jalan-jalan ringan atau sekadar mengambil minum dan ke kamar mandi.

5. Kebiasaan merokok

Penyebab osteoporosis yang kerap tidak disadari salah satunya berasal dari kebiasaan merokok.

Menurut studi, perokok cenderung memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah dan lebih mudah mengalami patah tulang ketimbang orang yang tidak merokok.

Efek buruk merokok pada kesehatan tulang berasal dari nikotin yang bisa menghalangi kemampuan tubuh menggunakan hormon estrogen, kalsium, dan vitamin D.

Baca juga: 8 Macam Kelainan pada Tulang Manusia yang Perlu Diwaspadai

6. Efek samping obat tertentu

Konsumsi beberapa obat dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping memicu tulang jadi gampang keropos dan patah.

Obat tersebut di antaranya obat antikejang dan obat kortikosteroid seperti kortison, hidrokortison, glukokortisoid, dan prednison.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.