Kompas.com - 26/04/2021, 04:04 WIB
Ilustrasi cegukan shutterstockIlustrasi cegukan
  • Bernapaslah ke dalam kantong kertas. Caranya, tempatkan mulut dan hidung ke dalam kantong kertas yang sudah mengembang, kemudian secara perlahan-lahan bernapas sampai kantong kertas kembang kempis (Anda tidak boleh mengganti kantong kertas dengan kantong plastik)
  • Tahan napas selama 15 hingga 20 detik
  • Peluk lutut Anda saat Anda mencondongkan tubuh ke depan
  • Gunakan manuver Valsava, yakni menarik napas kembali setelah Anda menahan napas selama 5-10 detik
  • Minum atau kumur dengan air putih biasa atau air es
  • Menghisap lemon
  • Cobalah untuk mengontrol pernapasan Anda dengan merilekskan dan memperlambatnya
  • Taruh satu sendok teh gula putih di lidah dan diamkan di sana selama5-10 detik, lalu telan
  • Minumlah air hangat dengan madu di dalamnya
  • Minta seseorang mencoba mengagetkan atau menakuti Anda

Jadi, apabila Anda sudah mencoba beberapa cara mengatasi cegukan di atas, tapi ternyata tidak juga membuahkan hasil, sebaiknya jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: 25 Penyebab Hidung Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Penyebab cegukan persisten

Merangkum Mayo Clinic, cegukan lebih dari 48 jam dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa dikelompokkan ke dalam kategori berikut ini:

1. Kerusakan atau iritasi saraf

Salah satu penyebab cegukan jangka panjang yang bisa terjadi adalah kerusakan atau iritasi pada saraf vagus atau saraf frenikus yang mengontrol pergerakan otot diafragma.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan atau iritasi pada saraf-saraf ini di antaranya, yakni:

  • Rambut atau benda lain di telinga menyentuh gendang telinga
  • Tumor, kista, atau gondok di leher Anda
  • Gastoesophageal reflux atau refluks asam lambung
  • Sakit tenggorokan atau radang tenggorokan

Baca juga: 10 Cara Mengobati Sakit Tenggorokan Secara Alami

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Gangguan sistem saraf pusat

Tumor atau infeksi pada sistem saraf pusat atau kerusakan pada sistem saraf pusat akibat trauma dapat mengganggu kendali normal tubuh terhadap refleks cegukan.

Contohnya termasuk:

  • Radang otak atau ensefalitis
  • Meningitis
  • Sklerosis ganda
  • Stroke
  • Cedera otak traumatis
  • Tumor

3. Gangguan metabolisme dan obat-obatan

Cegukan jangka panjang juga dapat dipicu oleh:

  • Alkoholisme atau kecandual alkohol
  • Efek samping anestesi
  • Barbiturat, yakni golongan obat penenang yang biasa dipakai sebelum operasi atau untuk mengurangi kejang
  • Diabetes
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Penyakit ginjal
  • Steroid
  • Obat penenang

Baca juga: Jenis-jenis Obat Diabetes Tipe 1 dan Obat Diabetes Tipe 2

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X