Kompas.com - 12/05/2021, 04:10 WIB
Ibu hamil dalam kondisi sehat dan bahagia diperbolehkan berpuasa. SHUTTERSTOCKIbu hamil dalam kondisi sehat dan bahagia diperbolehkan berpuasa.

KOMPAS.com -Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh.

Bahkan saat masa kehamilan, para wanita tetap disarankan berolahraga.

Sayangnya, banyak wanita ragu melakukannya karena takut terjadi hal yang tak diinginkan dengan sang janin.

Padahal, selama kehamilannya normal dan tidak berisiko tinggi, olahraga sangat aman.

Namun, konsultasikan dengan dokter mengenai rutinitas olahraga yang akan dilakukan selama kehamilan.

Baca juga: Progeria, Sindrom yang Membuat Anak-Anak Memiliki Fisik Bak Orang Tua

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manfaat olahraga selama hamil:

  • Membantu menjaga berat badan yang sehat.
  • Mengurangi ketidaknyamanan ringan saat hamil, seperti sakit punggung.
  • Meningkatkan mekanisme tubuh, postur dan suasana hati.
  • Meningkatkan energi.
  • Membantu mengatasi sembelit dan kembung.
  • Membantu tidur lebih nyenyak.
  • Membantu mempersiapkan tubuh untuk persalinan.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga selama kehamilan bahkan dapat membantu mengurangi penyakit terkait kehamilan seperti depresi, preeklamsia, tekanan darah tinggi, dan diabetes gestasional.

Tips olahraga selama kehamilan

Wanita hamil disarankan untuk berolahraga selama 120 hingga 150 menit selama seminggu.

Jenis olahraga yang disarankan adalah aerobik intensitas sedang. Anda bisa melakukan olahraga seperti jalan kaki atau berenang.

Olahraga yang paling dianjurkan untuk ibu hamil adalah yoga dan pilates.

Jenis olahraga ini bisa bagus, tetapi jangan lakukan gerakan yang menekan perut saat kandungan memasuki usia pertengahan hingga akhir kehamilan.

Jika Anda seorang pelari atau rutin bersepeda sebelum hamil, biasanya tidak masalah untuk tetap melakukannya.

Namun seiring berlalunya waktu, berhati-hatilah dengan medanyang digunakan untuk mengurangi risiko jatuh.

Sebaiknya, Anda menggunakan sepeda statis atau treadmil setelah kandungan mencapai trimester kedua.

Baca juga: Punya Gejala Serupa, Apa Beda Sindrom Asperger dan Autisme?

Olahraga yang harus dihindari

Ada beberapa jenis olahraga yang harus dihindari selama masa kehamilan. Berikut jenis olahraga tersebut:

1. Aerobik berdampak tinggi

Tunda aktivitas ini selama kehamilan. Hindari gerakan memantul atau tersentak-sentak yang cepat atau tidak terkendali.

2. Menunggang kuda, bermain ski atau senam

Hindari aktivitas ini dan apa pun yang membuat Anda berisiko jatuh.

3. Sepak bola, bola basket, dan bola voli

Hindari olahraga ini dan olahraga rekreasional lainnya setelah trimester pertama.

Setiap kali Anda berolahraga, penting untuk tetap menjaga cairan tubuh.

Ingatlah untuk minum banyak air sebelum, selama dan setelah berolahraga.

Anda juga perlu fokus untuk menjaga postur tubuh yang baik dan menggunakan mekanisme tubuh yang baik.

Jika ada yang tidak beres, penting untuk diperhatikan. Selalu dengarkan tubuh Anda dan jangan memaksakan diri.

Penting juga untuk mengetahui kapan harus menghindari olahraga. Jangan berolahraga di tempat yang terlalu panas atau lembap. Ibu hamil juga tidak disarankan berolahraga sampai kelelahan.

Anda juga harus berhenti berolahraga jika mengalami pendarahan pada vagina, sakit perut yang parah, kurang gerak janin, atau jika selaput Anda pecah. Jika salah satu dari hal-hal ini terjadi, segera hubungi dokter Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.