Kompas.com - 11/06/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi jerawat di punggung Ilustrasi jerawat di punggung

KOMPAS.com - Ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai permasalahan kulit seperti komedo dan jerawat.

Jerawat memang sering kali dialami oleh para remaja, tetapi sebenarnya terjadi pada orang dari segala usia.

Selain itu, jerawat juga terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk punggung.

Baca juga: Cara Mengatasi Maskne, Jerawat yang Muncul karena Memakai Masker

Biasanya, punggung yang berjerawat akan meninggalkan bekas yang sulit hilang.

Hal ini terasa sangat menyebalkan karena dapat mengganggu penampilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, tak perlu khawatir. Ada beberapa cara sederhana yang dapat mengatasi permasalahan jerawat di punggung.

Penyebab jerawat di punggung

Dilansir dari Healthline dan Mayo Clinic, ada beberapa penyebab munculnya jerawat di tubuh seseorang.

Tubuh menghasilkan minyak yang disebut sebum.

Minyak ini diproduksi oleh kelenjar yang terhubung ke folikel rambut.

Sebum berperan menggerakkan folikel rambut untuk menambah kelembapan pada rambut dan kulit.

Jerawat terbentuk ketika sebum ekstra dan sel-sel kulit mati menumpuk.

Penumpukan ini memblokir pori-pori kulit dan bakteri.

Baca juga: Jangan Dibuang, Kulit Pisang Ternyata Bisa Hilangkan Jerawat

Ketika dinding folikel rambut membengkak, kondisi ini membentuk jerawat whitehead.

Ketika pori-pori tersumbat terkena udara, terbentuklah jerawat komedo.

Adapun beberapa penyebab umum jerawat adalah sebagai berikut.

  • Genetika: Masalah jerawat bisa terjadi karena faktor genetika.,
  • Obat-obatan: Jerawat dapat berkembang sebagai efek samping dari beberapa obat seperti antidepresan tertentu.
  • Hormon: Perubahan hormon pada masa remaja sering kali menjadi penyebab timbulnya jerawat. Tetapi bagi wanita yang telah melewati masa pubertas, jerawat dapat dikaitkan dengan perubahan hormonal yang terjadi selama menstruasi dan kehamilan.
  • Keringat: Keringat, jika terperangkap di bawah pakaian ketat, dapat menyebabkan munculnya jerawat.
  • Stres: Stres bukanlah penyebab langsung jerawat, tetapi bisa menjadi faktor penyebabnya.

Di samping itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dimakan dapat dikaitkan dengan jerawat.

Menurut American Academy of Dermatology, ada beberapa bukti bahwa karbohidrat tertentu (misalnya roti putih, keripik kentang) yang diketahui dapat meningkatkan kadar gula darah juga dapat menyebabkan jerawat.

Bagi sebagian orang, produk susu mungkin juga menjadi pemicu jerawat.

Cara mengatasi jerawat di punggung

Dalam kebanyakan kasus, jerawat bisa hilang dengan melakukan perubahan pada gaya hidup.

Selain itu, pengobatan sederhana juga dapat dilakukan.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat di punggung.

1. Mandi setelah berolahraga

Membiarkan keringat dan kotoran menempel di kulit setelah berolahraga bisa menjadi penyumbang besar jerawat punggung.

Oleh karena itu, segera mandi setelah berolahraga dan cuci pakaian olahraga.

Cara ini bisa mencegah munculnya jerawat di punggung.

2. Eksfoliasi

Lakukan eksfoliasi kulit dengan scrub yang lembut.

Scrub yang direkomendasikan adalah scrub yang mengandung asam salisilat.

Zat ini dapat menghilangkan kotoran dan kelebihan minyak di kulit.

Selain itu, eksfoliasi dapat membantu mengurangi kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori.

Baca juga: Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 10 Tips Berikut

3. Kenakan pakaian longgar

Aktivitas olahraga dapat mengiritasi jerawat punggung.

Misalnya, pakaian ketat dapat menjebak kotoran dan keringat ke dalam pori-pori.

Berolahraga tanpa baju di tempat gym yang kotor juga bisa menyebabkan kondisi ini terjadi.

Oleh karena itu, kenakan pakaian longgar agar kulit bisa bernapas dan dapat menyerap keringat.

4. Cobalah minyak pohon teh

Minyak pohon teh dibuat dari daun pohon di Australia.

Minyak ini telah digunakan oleh orang Australia selama bertahun-tahun untuk mengobati berbagai masalah kulit.

Saat ini, sudah banyak losion, pembersih, dan krim yang menggunakan bahan tersebut.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa itu mungkin membantu dalam mengobati jerawat dengan membunuh bakteri.

5. Jauhkan rambut dari punggung

Rambut panjang dapat menambahkan minyak dan kotoran ke kulit punggung sehingga menyebabkan munculnya jerawat.

Cuci rambut secara teratur dan ikat selama sesi berkeringat.

Selain itu, jangan biarkan kondisioner atau sampo mengalir di punggung ketika keramas.

Bahan-bahan dalam produk ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

6. Pilih tabir surya yang paling cocok

Sinar matahari langsung dapat merusak kulit.

Oleh karena itu, menggunakan tabir surya sangat penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Jika seseorang sering melakukan aktivitas yang membuat punggung sering terpapar sinar matahari, jangan lupa aplikasikan tabir surya.

Pilihlah tabir surya yang bebas minyak karena minyak dapat menyumbat pori-pori kulit.

Baca juga: Apakah Bawang Putih Bisa Menghilangkan Jerawat?

7. Makan sehat

Pernah mendengar ungkapan “you are what you eat?”

Pola makan yang tidak sehat dapat mempengaruhi tubuh dalam berbagai cara.

Jika seseorang rentan terhadap jerawat, makanan tertentu bisa menjadi pemicunya.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi indeks glikemik (GI), yakni makanan yang menyebabkan gula darah naik dengan cepat, dapat memperburuk jerawat.

Makanan ini termasuk roti putih, pasta, nasi putih, dan kentang.

Oleh karena itu disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.