Kompas.com - 30/06/2021, 15:17 WIB
Ilustrasi jantung. Dok. iStockPhotoIlustrasi jantung.

Pada tahap awal, tanda-tanda otot jantung lemah biasanya belum dapat terlihat dengan jelas.

Baru ketika sudah memasuki tahap lebih lanjut atau parah, gangguan jantung ini bisa menimbulkan gejala.

Berikut ini bebera[a kondisi yang bisa menjadi tanda peringatan otot jantung lemah:

  1. Sesak napas (dyspnea), terutama ketika penderita berbaring atau memaksakan diri
  2. Nyeri dada, terutama sensasi berat di dada yang mengindikasikan gagal jantung yang disebabkan oleh serangan jantung heart
  3. Kelelahan
  4. Pembengkakan pada tungkai kaki, pergelangan kaki, dan kaki (juga dikenal sebagai edema)
  5. Detak jantung cepat atau tidak teratur
  6. Kesulitan melakukan olahraga atau aktivitas fisik
  7. Batuk terus-menerus atau mengi dengan dahak berwarna putih atau merah muda
  8. Dorongan terus-menerus untuk buang air kecil (poliuria)
  9. Pembengkakan perut (juga dikenal sebagai asites)
  10. Kenaikan berat badan yang cepat dan tidak dapat dijelaskan
  11. Kurang nafsu makan
  12. Mual
  13. Sulit berkonsentrasi

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, segera cari bantuan medis.

Baca juga: 7 Perubahan Gaya Hidup yang Harus Dilakukan Setelah Serangan Jantung

Penyebab otot jantung lemah

Dilansir dari Very Well Health, ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebab otot jantung melemah, membuatnya tidak dapat terisi darah dengan baik (kondisi yang disebut gagal jantung diastolik) atau memompa secara efisien (kondisi yang disebut gagal jantung sistolik).

Berikut ini beberapa di antaranya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Penyempitan arteri

Pengerasan dan penyempitan arteri adalah nama lain untuk kondisi medis aterosklerosis yang terjadi ketika kolesterol dan zat lain menumpuk di dinding arteri dan membentuk struktur keras (plak).

Penyakit arteri koroner adalah akibat dari aterosklerosis parah dan menjadi masalah ketika darah yang dipompa keluar dari jantung tidak cukup untuk mendukung fungsi tubuh.

Darah tidak hanya memasok jantung dengan oksigen, tetapi juga menyediakan nutrisi penting yang merupakan kunci berfungsinya jantung dengan baik.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.