Kompas.com - 21/07/2021, 09:01 WIB
 Ilustrasi buah-buahan (Dok. Pixabay) Ilustrasi buah-buahan

KOMPAS.com - Kebanyakan makan daging tanpa diimbangi konsumsi serat dan asupan cairan yang cukup dapat menyebabkan sembelit.

Sembelit adalah kondisi susah buang besar (BAB) karena terdapat kotoran yang menyumbat usus.

Dalam kondisi normal, frekuensi BAB minimal tiga kali seminggu. Orang yang buang air besar kurang dari tiga kali seminggu bisa dikatakan mengalami sembelit.

Baca juga: 7 Obat Sembelit Alami yang Praktis

Salah satu cara mengatasi sembelit yang cukup praktis dan mudah dilakukan tanpa obat yakni dengan makan makanan tinggi serat seperti buah dan sayur.

Selain bisa membantu mengatasi susah BAB, buah juga cocok digunakan untuk mencuci mulut setelah makan daging.

Segala jenis buah pada dasarnya baik dikonsumsi untuk mengatasi sembelit. Berikut beberapa contohnya:

1. Apel dan pir

Melansir Medical News Today, apel dan pir mengandung senyawa serat, sorbitol, dan fruktosa yang dapat melancarkan pencernaan.

Tak hanya mengandung senyawa yang bisa melancarkan pencernaan, apel dan pir juga banyak mengandung air.

Tambahan asupan cairan dapat membantu meringankan beban pencernaan dan mencegah sembelit.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal apel dan pir, Anda disarankan memakan buah tersebut bersama kulitnya.

Usahakan juga untuk makan buah apel dan pir segar, bukan kalengan atau olahan makanan.

2. Anggur

Buah anggur memiliki komposisi kulit dan daging yang sebanding.
Dengan komposisi tersebut, buah ini jadi kaya serat sekaligus mengandung banyak air.

Untuk meringankan gejala sembelit, coba makan beberapa genggam buah anggur yang sudah dicuci bersih.

Seperti apel dan pir, makan anggur sebaiknya juga bersama dengan kulitnya.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Sembelit pada Ibu Hamil

3. Kiwi

Kiwi juga termasuk buah yang baik untuk mengatasi sembelit. Setiap 100 gram buah kiwi mengandung dua sampai tiga gram serat yang dapat menambah massa pada kotoran BAB atau tinja.

Dengan penambahan massa atau berat di tinja ini, sisa makanan lebih cepat saat mengalir lewat usus.

Kiwi juga mengandung actinidine. Enzim ini meningkatkan pergerakan di saluran pencernaan bagian atas lebih aktif.

Buah ini juga kaya akan fitokimia yang dapat berperan memperlancar saluran pencernaan.

4. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu sumber lemak yang baik di samping kacang-kacangan dan minyak zaitun.

Menurut ahli dari Harvard Medical School, lemak baik dapat melumasi dan melancarkan kotoran yang tersumbat di saluran pencernaan.

Untuk melancarkan sembelit, coba konsumsi alpukat. Anda bisa memakan buahnya secara langsung maupun dalam sajian jus tanpa gula.

Baca juga: 7 Efek Kebanyakan Makan Daging Merah bagi Kesehatan

5. Lemon

Konsumsi segelas air hangat dengan perasan jeruk lemon di pagi hari terbukti dapat mengatasi sembelit.

Kandungan asam sitrat dalam lemon dapat menstimulasi saluran pencernaan agar lebih lancar.

Selain itu, lemon juga dapat membasuh sisa racun dalam tubuh. Jika Anda kurang suka minum campuran air hangat dengan perasan lemon saja, nikmati khasiatnya dengan tambahan madu.

6. Stroberi

Stroberi juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi sembelit. Buah ini rendah kalori dan tinggi serat. Secangkir stroberi bisa menambah asupan serat sebanyak tiga gram.

Melansir Cleveland Clinic, untuk mengatasi sembelit dengan buah, setiap orang disarankan makan sebanyak 20 sampai 30 gram per hari.

Perlu diketahui, selain kebanyakan makan daging atau kurang serat, sembelit juga bisa disebabkan kurang minum air putih dan kurang bergerak.

Untuk itu, selain makan buah, Anda juga disarankan untuk minum banyak air putih dan rajin olahraga agar BAB lancar setiap hari.

Baca juga: 7 Tanda-tanda Terlalu Banyak Makan Daging

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.