Kompas.com - 09/08/2021, 19:33 WIB
Ilustrasi susah tidur pada orang dewasa. SHUTTERSTOCKIlustrasi susah tidur pada orang dewasa.

Menurut American College of Physicians, insomnia kronis harus diobati terlebih dahulu dengan terapi perilaku kognitif untuk insomnia (CBTI).

Dalam beberapa kasus, pil tidur memiliki peran terbatas, tetapi obat-obatan ini mungkin memiliki efek samping jangka panjang yang sebaiknya dihindari.

2. Terlalu mengantuk di siang hari

Kantuk di siang hari yang berlebihan mungkin merupakan tanda gangguan tidur yang mendasarinya seperti sleep apnea atau bahkan narkolepsi. Kondisi ini dapat merusak kualitas tidur, menyebabkan sering terbangun dalam waktu singkat dan mungkin termasuk kurang tidur.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Durasi Tidur Siang yang Paling Baik untuk Kesehatan

Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Bagi orang-orang yang tidur kurang dari kebutuhannya, kantuk pasti akan menyerang.

Rasa ngantuk yang berlebihan ini dapat terlihat saat tidak bergerak, seperti saat membaca, menonton TV, mengendarai mobil, atau duduk dalam rapat. Ini dapat diidentifikasi dengan kuesioner subjektif seperti skala kantuk Epworth.

Untuk memahami secara objektif tingkat keparahan dan penyebabnya, polisomnogram diagnostik dan multiple sleep latency test (MSLT) dapat direkomendasikan.

Selain mengobati gangguan tidur yang mendasari dan memastikan jam istirahat yang cukup, obat stimulan mungkin diperlukan.

3. Mendengkur terus-terusan

Mendengkur adalah kondisi yang umum terjadi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
PENYAKIT
Penyakit Paget
Penyakit Paget
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.