Kompas.com - 14/09/2021, 06:00 WIB

Bagaimana kehamilan bisa memengaruhi anemia defisiensi besi?

Kehamilan membutuhkan banyak zat besi untuk perkembangan dan pertumbuhan normal, terutama pada paruh kedua kehamilan.

Baca juga: 4 Penyebab Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diwaspadai

Dilansir dari Very Well Health, menurut Dr. Matthew D. Cantor, MD, FACOG, dokter spesialis obstetrics and gynecology (Obgyn) di NewYork-Presbyterian Hudson Valley Hospital, anemia defisiensi besi berkembang pada kehamilan karena dua alasan.

Ini termasuk:

Volume darah meningkat pesat dan ini mengencerkan kadar zat besi
Wanita yang memulai dengan anemia defisiensi besi sebelum kehamilan biasanya menjadi lebih kekurangan dan memerlukan pemantauan lebih dekat oleh dokter

Mengapa zat besi sangat penting selama kehamilan?

Mendapatkan zat besi yang cukup dalam makanan Anda atau melalui suplemen sangat penting selama kehamilan.

Tubuh Anda membutuhkan zat besi bukan hanya untuk membuat darah ekstra yang diperlukan dalam membantu menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan plasenta untuk tumbuh, tetapi juga untuk membantu mencegah kondisi kesehatan yang dapat berdampak negatif pada diri Anda sendiri dan anak Anda.

Rekomendasi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa wanita hamil membutuhkan dua kali lipat jumlah zat besi yang dibutuhkan wanita tidak hamil untuk memasok oksigen ke janin.

Baca juga: 11 Tanda Awal Kehamilan yang Sering Tak Disadari, Termasuk Jerawat?

Menurut Dr. Cantor, zat besi sangat penting selama kehamilan karena alasan berikut:

  • Memperbaiki anemia sebelum melahirkan bayi sangat penting untuk mengompensasi kehilangan darah yang diharapkan selama persalinan normal
  • Anemia sebelum melahirkan merupakan faktor risiko untuk membutuhkan transfusi darah
  • Selain itu, ada hubungan antara anemia dan berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, preeklamsia, dan kematian ibu dan perinatal secara keseluruhan. Baik kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah dapat meningkatkan risiko bayi mengalami masalah perkembangan saat lahir dan selama masa kanak-kanak
  • Menyusui mungkin lebih sulit dengan anemia, dan ada juga hubungan dengan depresi pascamelahirkan

Cara mencegah anemia defisiensi besi sebelum kehamilan

Jika anemia didiagnosis sebelum kehamilan, Dr. Cantor mengatakan, penting untuk mengetahui jenis anemia.

Dalam hal ini, dokter dapat melakukan beberapa tes untuk mencari penyebab seperti kekurangan vitamin B12 atau folat, ataupun adanya mutasi sel darah merah seperti sel sabit atau talasemia.

Baca juga: 3 Penyebab Anemia Defisiensi Vitamin yang Perlu Diwaspadai

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.