Kompas.com - 20/09/2021, 14:00 WIB

Oleh sebab itu, jika kita menghabiskan sebagian besar waktu di dalam ruangan atau tinggal di dataran tinggi, kita mungkin perlu mendapatkan vitamin D dari makanan.

Sumber makanan yang mengandung vitamin D tinggi, termasuk ikan berlemak, minyak ikan, kuning telur, mentega, dan hati.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

Namun sayangnya, mungkin sulit untuk mendapatkan vitamin D dalam jumlah yang cukup dari makanan saja. Untungnya, banyak produsen makanan telah menambahkan vitamin ini ke produk mereka, terutama susu, margarin, dan sereal sarapan.

Suplemen juga cukup umum dipilih orang-orang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan vitamin D harian yang disarankan.

Jadi untuk mencegah gejala defisiensi, pastikan Anda untuk dapat mengonsumsi makanan tinggi vitamin D secara teratur, mendapatkan cukup sinar matahari, atau mengonsumsi suplemen.

Ketika hendak mengonsumsi suplemen, karena vitamin D larut dalam lemak, lebih baik memilih yang berbasis minyak atau mengonsumsinya dengan makanan yang mengandung sedikit lemak.

Perbedaan vitamin D2 dan vitamin D3

Merangkum Health Line, ada beberapa perbedaan vitamin D2 dan D3 yang bisa dipahami.

Berikut penjelasannya:

1. Vitamin D3 berasal dari hewan, vitamin D2 dari tumbuhan

Kedua bentuk vitamin D berbeda tergantung pada sumber makanannya.

Baca juga: 9 Bahaya Kekurangan Vitamin D

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.