Kompas.com - 22/09/2021, 14:00 WIB

Itu karena tetap terjaga lebih lama untuk membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan zona waktu baru lebih mudah daripada memaksa tubuh Anda untuk tidur lebih awal.

Baca juga: Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Gejala jet lag

Jet lag terjadi ketika ritme alami tubuh Anda secara signifikan terganggu oleh perjalanan.

Ketika Anda melawan ritme alami tubuh Anda untuk menyesuaikan dengan zona waktu baru, Anda mungkin mulai mengalami gejala jet lag.

Gejala-gejala ini biasanya muncul dalam waktu 12 jam setelah tiba di lokasi baru Anda, dan dapat berlangsung beberapa hari.

Gejala jet lag yang paling umum meliputi:

  • kelelahan dan kelelahan
  • kantuk
  • sifat lekas marah
  • merasa sedikit disorientasi dan bingung
  • kelesuan
  • masalah gastrointestinal ringan, termasuk sakit perut dan diare
  • ngantuk berlebihan
  • insomnia

Bagi kebanyakan orang, gejala jet lag ringan.

Jika Anda mengalami gejala yang lebih parah, seperti berkeringat dingin, muntah, dan demam, Anda mungkin mengalami hal lain, seperti:

  • sebuah virus
  • flu
  • takut ketinggian

Jika gejala ini berlangsung lebih dari 24 jam, temui dokter untuk perawatan.

Mencegah terjadinya jet lag

Anda dapat membantu mencegah atau mengurangi jet lag dengan mengikuti tips dan strategi berikut:

1. Tunda di pesawat

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.