Kompas.com - 24/11/2021, 10:04 WIB

KOMPAS.com - Sirosis adalah tahap akhir dari jaringan parut (fibrosis) hati.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai bentuk penyakit dan kondisi hati, seperti hepatitis dan alkoholisme kronis.

Setiap kali lever Anda terluka, baik karena penyakit, konsumsi alkohol berlebihan, atau penyebab lain, organ ini akan mencoba memperbaiki dirinya sendiri.

Baca juga: 5 Penyebab Sirosis Hati yang Perlu Diwaspadai

Dalam prosesnya, jaringan parut dapat terbentuk. Jaringan parut hadir menggantikan jaringan hati yang sehat.

Nah, seiring perkembangan sirosis, berarti ada semakin banyak jaringan parut yang terbentuk, sehingga bisa membuat liver sulit untuk berfungsi (sirosis dekompensasi).

Merangkum WebMd, jaringan parut dapat menghalangi aliran darah melalui hati dan memperlambat kemampuan hati untuk memproses nutrisi, hormon, obat-obatan, maupun racun.

Jaringan parut juga bisa mengurangi produksi protein dan zat lain yang dibuat oleh hati.

Sirosis hati stadium lanjut pun bisa saja mengancam jiwa.

Kerusakan hati yang disebabkan oleh sirosis umumnya tidak dapat diperbaiki.

Tetapi, jika sirosis hati didiagnosis lebih awal dan penyebabnya diobati, kerusakan lebih lanjut mungkin dapat dibatasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.