Kompas.com - 28/11/2021, 16:04 WIB

KOMPAS.com – Sama seperti rambut di kepala, bulu mata juga bisa memutih.

Kondisi ini normal terjadi seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari WebMD, warna rambut ditentukan oleh jenis pigmen yang disebut melanin.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Penuaan Dini akibat Paparan Sinar Matahari

Seiring bertambahnya usia, jumlah melanin di rambut secara alami akan menurun.

Kondisi ini dapat menyebabkan rambut berubah warna menjadi putih.

Proses beruban seringkali dimulai dengan beberapa helai rambut dahulu sebelum menyebar.

Bulu mata memutih biasanya disebabkan oleh proses penuaan alami.

Tetapi, perubahan warna bulu mata ini juga bisa menjadi tanda dari kondisi medis yang mendasarinya.

Penyebab bulu mata memutih

Kebanyakan kondisi medis penyebab bulu mata memutih memang tidak tergolong serius.

Tetapi beberapa di antaranya mungkin tetap memerlukan perhatian medis.

Berikut ini adalah beberapa penyebab bulu mata memutih yang mungkin terjadi:

1. Penuaan

Melansir Health Line, penuaan adalah alasan paling umum mengapa bulu mata menjadi putih.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rambut cenderung kehilangan melanin seiring bertambahnya usia.

Saat kadar melanin turun, rambut bisa berubah menjadi abu-abu dan putih.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Vitamin B2 Tinggi

Sebuah tinjauan dari beberapa penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Annals of Dermatology pada 2018 menunjukkan bahwa sekitar 50 persen dari populasi dunia memiliki separuh rambut mereka yang beruban pada saat mereka berusia 50 tahun.

Banyak orang juga mengembangkan alis dan bulu mata yang beruban atau putih, tetapi rambut di area ini cenderung kehilangan warna setelah rambut kepala.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Medical Science Monitor pada 2014, para peneliti membandingkan tingkat perubahan warna alis dan bulu mata menjadi putih pada 1.545 orang usia 1 - 90 tahun.

Tidak ada orang di bawah 40 tahun yang ditemukan memiliki bulu mata putih.

Sementara, tepat 1 persen orang berusia 41 - 50 tahun memiliki beberapa derajat pemutihan bulu mata.

Jumlah pemutihan bulu mata tertinggi terjadi pada orang antara usia 71 hingga 80 dengan 14,7 persen orang mengalaminya sampai tingkat tertentu.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

2. Vitiligo

Vitiligo adalah suatu kondisi yang menyebabkan bercak putih terbentuk pada kulit karena hilangnya melanin.

Tidak sepenuhnya jelas apa yang menjadi penyebab vitiligo.

Tetapi, kehadiran gen tertentu dan riwayat keluarga dengan gangguan autoimun mungkin menjadi faktor risiko vitiligo.

Menurut National Health Service, jika bercak vitiligo terbentuk di area di mana rambut tumbuh, hal itu bisa menyebabkan rambut menjadi putih karena kekurangan melanin.

3. Blepharitis

Blepharitis adalah peradangan pada kelopak mata yang dapat disebabkan oleh berbagai hal.

Ini mungkin termasuk:

  • Tungau atau kutu
  • Infeksi bakteri
  • Obat-obatan
  • Tidak berfungsinya kelenjar minyak

Beberapa orang yang memiliki blepharitis ditemukan mengembangkan bulu mata yang memutih, rontok, atau tumbuh ke arah yang aneh.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Rambut Rontok karena Ketombe

Gejala blepharitis lain termasuk:

  • Kelopak mata gatal, meradang, atau bengkak
  • Mata terbakar
  • Kelopak mata berminyak
  • Sensitivitas cahaya
  • Bulu mata berkerak
  • Mata berair atau merah
  • Merasa seperti ada sesuatu di mata

4. Alopecia areata

Alopecia areata adalah kondisi autoimun yang jadi penyebab rambut rontok.

Alopecia areata sering memengaruhi kulit kepala dan dapat menyebabkan kerontokan rambut ringan hingga kebotakan total.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami

Alopecia areata juga dapat menyebabkan kerontokan rambut yang tidak merata yang memengaruhi:

  • Alis
  • Bulu mata
  • Rambut wajah
  • Rambut tubuh

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada 2019 menunjukkan bahwa adalah umum bagi penderita alopecia areata untuk mengalami rambut putih.

5. Genetika dan hormon

Terkadang rambut bisa berkembang dengan cara yang aneh karena mutasi gen atau faktor hormonal.

Beberapa rambut mungkin menjadi putih secara tidak normal tanpa alasan yang jelas bahkan pada anak muda dan mungkin tidak terkait dengan kondisi medis tertentu.

7. Stres

National Institutes of Health menyatakan bahwa stres bisa juga berpotensi menjadi penyebab rambut beruban sebelum waktunya dengan menyebabkan perubahan pada sel induk di folikel rambut yang meregenerasi pigmen rambut.

Baca juga: 8 Makanan untuk Meningkatkan Hormon Serotonin, Bikin Mood Lebih baik

Namun, hubungan antara stres dan rambut beruban masih belum sepenuhnya dipahami.

Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengonfirmasi hubungan antara keduanya. 

8. Poliosis

Merangkum Medical News Today, poliosis adalah kondisi yang menyebabkan munculnya sepetak rambut putih bisa di kulit kepala, bulu mata, atau bagian tubuh lainnya.

Poliosis dapat terjadi sejak lahir atau dapat muncul tiba-tiba pada usia berapa pun.

Poliosis itu sendiri tidak berbahaya, tetapi mungkin dipicu oleh beberapa kondisi medis seperti gangguan tiroid dan kekurangan vitamin B12.

9. Gangguan tiroid

Gangguan tiroid bisa menjadi penyebab bulu mata memutih.

Gangguan tiroid dapat menyebabkan rambut putih karena perubahan kadar hormon yang memengaruhi produksi melanin.

Gangguan tiroid juga berhubungan dengan poliosis.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Vitamin B12 Tinggi

10. Kekurangan vitamin B12

Masalah gizi seperti kekurangan vitamin B12 perlu diwaspadai karena bisa juga menjadi penyebab bulu mata memutih.

Kekurangan vitamin B12 dapat disebabkan oleh kekurangan gizi atau kondisi yang disebut anemia pernisiosa, ketika usus tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik dari makanan.

11. Merokok

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Trichology pada 2018 menemukan hubungan yang kuat antara merokok dan pertimbuhan uban prematur.

Diperkirakan bahwa merokok dapat meningkatkan kerusakan oksidatif pada sel-sel di folikel rambut yang mengandung melanin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

Health
4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

Health
7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

Health
6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

Health
Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Health
Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Health
Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Health
13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

Health
Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Health
Kanker Lidah

Kanker Lidah

Penyakit
Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Health
4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

Health
5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

Health
Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.