Kompas.com - 10/01/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Pada bayi yang baru lahir, peningkatan suhu tubuh sekecil apapun bisa memicu kekhawatiran tinggi.

Sebab, sistem yang mengontrol suhu tubuh pada bayi baru lahir tidak berkembang dengan baik.

Bisa saja demam yang terjadi pada bayi tidak memicu hal serius. Namun, kita tidak boleh membiarkannya begitu saja.

Saat suhu tubuh bayi telah mencapai 38 derajat celcius, segera bawa mereka ke dokter.

Baca juga: Hipoksia

Penyebab demam pada bayi

Ada beberapa hal yang bisa memicu demam pada bayi. Berikut hal tersebut:

1. Infeksi

Demam adalah respons normal terhadap infeksi pada orang dewasa, tetapi hanya sekitar setengah dari bayi baru lahir yang terinfeksi mengalami demam.

Beberapa bayi, terutama bayi prematur, mungkin mengalami penurunan suhu tubuh saat mengalami infeksi. Hal tersebut juga bisa disertai tanda-tanda lain seperti perubahan perilaku, perubahan nafsu makan, atau warna kulit.

2. Kepanasan

Meskipun penting untuk menjaga bayi Anda agar tidak kedinginan, bayi juga bisa merasa kepanasan akrena pakaian atau selimut yang terlalu tebal.

Kondisi ini juga bisa terjadi ketika bayi berada di dalam mobil terlalu lama. Karena itu, jangan pernah meninggalkan bayi Anda sendirian di dalam mobil tertutup, bahkan untuk semenit pun.

Suhu dapat meningkat dengan cepat dan menyebabkan serangan panas hingga kematian. Jika bayi Anda kepanasan, kulit wajah bayi bisa terasa panas, warna kulit memerah, dan mereka menjadi gelisah.

Untuk mencegah kepanasan, jaga agar ruangan tetap pada suhu normal, dan beri bayi pakaian yang nyaman.

3. Cairan tubuh kurang

Asupan cairan yang kurang juga bisa membuat suhu tubuh bayi meningkat.

Hal ini bisa terjadi sekitar hari kedua atau ketiga setelah kelahiran. Jika tidak segera diatasi, hal ini dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi serius.

Baca juga: 10 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan pada Wanita dan Cara Mencegahnya


Mengatasi demam pada bayi

Ketika suhu tubuh bayi ebrada di angka 38 derajat celcius, Anda harus segera membawanya ke dokter.

Sebelum hal itu terjadi, Anda bisa mencoba menurunkan demam dengan cara berikut:

1. Mandikan bayi Anda dengan air hangat

Jangan pernah menggunakan air dingin atau mengusap alkohol pada bayi karena dapat menyebabkan mereka menggigil dan suhu tubuh semakin meningkat.

2. Kenakan pakaian yang nyaman pada bayi

Jangan beri mereka pakaian yang terlalu tebal. Pastikan saja pakaian yang mereka kenakan ringan dan nyaman.

3. Pastikan asupan cairan tubuh

Pastikan bayi Anda mendapatkan cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.

Jangan pernah memberikan aspirin pada bayi Anda untuk mengobati demam. Aspirin bisa memicu sindrom Reye, penyakit langka namun berpotensi serius yang mempengaruhi sistem saraf dan dapat melemahkan atau bahkan fatal pada anak-anak.

Namun, untuk bayi di atas tiga bulan, Anda bisa memberikan acetaminophen. Anda juga bisa memebrikan ibuprofen untuk bayi di atas enam bulan.

Sebelum memberikan obat apapun, baca petunjuk pada kemasan atau tanyakan kepada dokter Anda untuk memastikan Anda memberikan dosis yang tepat.

Jika anak Anda muntah atau dehidrasi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter anak Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.