Kompas.com - 08/03/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Saat Anda merasakan gatal, iritasi, dan nyeri akibat ketidaknyamanan di area vagina, kemungkinan pertama yang Anda pikirkan adalah infeksi jamur.

Akan tetapi, ada banyak gangguan pada area vagina yang memicu gejala serupa.

Menurut ahli obstetri dan ginekologi Oluwatosin Goje, beberapa gangguan di area vagina ada yang bersifat menular dan adapula yang tidak.

Namun, Anda harus selalu mewaspadai setiap gejala yang memicu ketidak nyamanan pada vagina.

Masalah pada vagina

Berbagai gangguan yang biasa menyerang vagina antara lain:

1. Candida

Candida disebabkan oleh infeksi jamur Candida albican. Infeksi ini bisa menyebabkan pembengkakan dan kemerahan vulva, gatal-gatal vagina yang parah, sensai terbakar, buang air kecil yang menyakitkan dan seks yang menyakitkan.

Selain itu, infeksi jamur candida juga bisa memicu keputihan. Penyakit ini biasanya tidak menular namun tetap saja memicu rasa tak nyaman.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan berbagai krim yang dijual bebas atau obat resep oral yang mampu membersihkan infeksi jamur,” kata Goje.

2. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak dipicu oleh adanya alergen dan iritan lain seperti deterjen cucian, pelembut pakaian, sabun tubuh, dan produk kesehatan wanita.

Gejala dermatitis kontak bisa berupa gatal-gatal di area vulva, kemerahan, penebalan kulit, dan rasa tidak nyaman.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.