Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/04/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Ibu hamil atau menyusui biasanya membutuhkan nutrisi lebih banyak, lalu bagaimana saat mereka menjalani ibadah puasa Ramadhan?

Dalam hukum Islam ibu hamil atau menyusui diperbolehkan tidak berpuasa karena alasan kesehatan baik sang ibu maupun bayinya.

Jadi, ibu hamil atau menyusui tetap bisa mengikuti puasa Ramadhan selama ia mampu dan tidak ada ancaman kesehatan bagi dirinya dan si kecil.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh mereka selama menjalankan ibadah puasa baik saat sahur dan berbuka, agar tetap sehat.

Baca juga: Sakit Kepala saat Puasa, Ini Cara Mengatasi Tanpa Harus Batal

Ada beberapa makanan yang pantang dikonsumsi ibu hamil, seperti beberapa seafood yang mengandung merkuri tinggi.

Makan sahur

Mengutip buku "Buku Pintar Ibu Hamil" (2011) oleh Tim Naviri, berikut tip sahur sehat untuk ibu hamil atau menyusui:

  1. Pilih makanan yang mencukupi 4 sehat 5 sempurna. Komposisi yang seimbang adalah 50 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 10-20 persen lemak.
  2. Usahakan ada sayuran dan buah dalam menu sahur, agar proses buang air besar (BAB) lancar dan tidak terjadi sembelit. BAB yang tidak lancar dapat menyebabkan gangguan seperti wasir pada ibu hamil.
  3. Sangat disarankan untuk meminum susu guna menambah energi. Jika kadar gula ibu hamil atau menyusui tinggi, lebih baik minum susu plain atau bisa juga diberi pemanis yang aman.
  4. Sebaiknya menjauhi makanan pedas, khususnya pada waktu sahur. Jika memang ingin, bisa secukupnya saja, tidak berlebihan.
  5. Bila ada suplemen yang harus diminum saat sarapan, minumlah di waktu sahur. Lalu, jangan lupa perbanyak minum air putih.
  6. Ibu hamil atau menyusui perlu memperhatikan waktu sahur, lebih baik makan tidak terburu-buru. Jadi lebih baik bangun lebih awal dan memastikan si kecil dalam keadaan kenyang, sehinga tidak terbangun atau menangis saat ibu makan sahur.

Baca juga: Cara Menjaga Mulut Tetap Segar Selama Puasa

Berbuka puasa

Mengutip buku "Buku Pintar Ibu Hamil" (2011) oleh Tim Naviri, ibu hamil atau menyusui akan memiliki perasaan lebih haus dan lapar pada waktu berbuka puasa.

Sebab, asupan yang dibutuhkan tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan harus dibagi untuk si kecil.

Berikut tip buka puasa sehat untuk ibu hamil atau menyusui:

  1. Sebaiknya hindari langsung minum es pada waktu buka puasa karena dapat menyebabkan perut kembung akibat produksi asam lambung yang meningkat. Lebih baik buka puasa diawali dengan makanan yang hangat dan manis.
  2. Disarankan tidak langsung makan makanan berat. Berikan jeda dengan shalat maghrib, sehingga sistem pencernaan tidak secara cepat dipaksa bekerja keras setelah berpuasa seharian.
  3. Sangat baik untuk ibu hamil atau menyusui berbuka puasa dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan serat tinggi dari buah dan sayuran, karena akan dicerna lebih lama, sehingga lambung bisa bersiap secara bertahap.
  4. Disarankan agar tidak berbuka sampai kekenyangan, karena dapat mengundang rasa kantuk atau tubuh jadi malas-malasan.
  5. Pola makan 3 kali sehari selama puasa tetap dapat dilakukan dengan makan makanan ringan, misal makan roti, kue, atau makan makanan kecil setelah shalat tarawih atau sekitar jam 9 malam.
  6. Agar tubuh tidak kekurangan cairan tubuh, perbanyaklah minum air putih di malam hari.

Baca juga: 10 Tips Puasa Lancar Setelah Sembuh Covid-19

Persiapan puasa

Mengutip Baby Centre, penting untuk ibu hamil atau menyusui mempersiapkan diri sebelum puasa, seperti:

  • Berkonsultasi dengan dokter/bidan tentang keinginan mengikuti puasa Ramadhan. Biasanya mereka akan memberikan saran makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan si kecil.
  • Ibu hamil yang memiliki diabetes juga perlu berkonsultasi dengan dokter/bidan dahulu sebelum mengikuti puasa.
  • Berbicara kepada atasan untuk bisa memberikan pekerjaan yang lebih ringan selama puasa dan melakukan pekerjaan yang sedikit lebih berat sebelum puasa.
  • Membuat buku harian makan dan minum untuk mengecek kebutuhan gizi selama puasa tetap terpenuhi.
  • Belanja kebutuhan gizi sebelum puasa karena pekerjaan ini terkadang membutuhkan energi ekstra.

Baca juga: 5 Cara Menyiapkan Tubuh untuk Puasa Ramadhan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+