Kompas.com - 09/07/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Penyebab penumpukan dahak bisa karena hal yang sepele dan sementara, tetapi mungkin juga masalah kesehatan serius.

Mengutip Healthline, dahak adalah lendir kental dan lengket yang diproduksi oleh selaput lendir yang berada pada:

  • Mulut
  • Hidung
  • Tenggorokan
  • Sinus
  • Paru-paru

Dahak yang lengket berfungsi untuk menjaga kesehatan dengan menjebak debu, alergen, dan virus.

Saat sehat, dahak tidak memberi masalah, tetapi dahak dapat menumpuk ketika Anda dalam kondisi medis tertentu.

Penumpukan dahak dapat disebabkan oleh infeksi, iritasi, atau penyakit paru-paru kronis, dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan di dada dan batuk.

Baca juga: 9 Cara Meredakan Dahak Berlebih yang Mengganggu Pernapasan

Penyebab

Mengutip Health Grades, berikut beberapa contoh penyebab penumpukan dahak yang berasal dari berbagai infeksi virus dan bakteri antara lain:

  • Bronkitis akut: radang saluran bronkial biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau kadang-kadang infeksi bakteri
  • Pilek: infeksi virus
  • Croup: laringotrakeitis, radang kotak suara dan tenggorokan biasanya disebabkan oleh virus
  • Epiglotitis: peradangan epiglotis yang langka dan mengancam jiwa. Epiglotis adalah lipatan tulang rawan yang ditutupi selaput lendir, terletak di pintu masuk laring dan dasar lidah. Epiglotitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan terutama menyerang bayi dan anak-anak.
  • Influenza: flu
  • Laringitis: radang laring yang disebabkan oleh infeksi virus.
  • Faringitis: radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan terkadang infeksi bakteri.
  • Pneumonia: radang paru-paru, biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
  • Sinusitis: radang sinus biasanya karena infeksi virus, bakteri atau jamur.
  • Tonsilitis: radang amandel yang sering disebabkan oleh infeksi.
  • Tuberkulosis: infeksi serius yang memengaruhi paru-paru dan organ lain.

Baca juga: Cara Mengeluarkan Dahak yang Membandel di Tenggorokan secara Alami

Makanan dan obat-obatan tertentu serta berbagai kondisi dan penyakit dapat menyebabkan penumpukan dahak, yaitu:

  • Refluks asam atau penyakit refluks gastroesofageal (GERD): isi lambung bocor kembali ke kerongkongan dan mengiritasi jaringan
  • Iritasi atau obstruksi jalan napas
  • Asma dan alergi
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK): penyakit paru-paru kronis termasuk emfisema dan bronkitis kronis
  • Gagal jantung kongestif: penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah
  • Mengkonsumsi produk susu
  • Fibrosis kistik (CF): penyakit bawaan yang menyebabkan lendir kental dan lengket yang menyumbat paru-paru, mengganggu pernapasan, dan memungkinkan bakteri tumbuh.
  • Kanker paru-paru
  • Obat-obatan, termasuk untuk mengendalikan tekanan darah dan beberapa jenis kemoterapi
  • Kehamilan
  • Edema paru-paru: penumpukan cairan abnormal di paru-paru
  • Emboli paru: bekuan darah di paru-paru
  • Merokok
  • Tumor laring (kotak suara), mulut, atau nasofaring.

Baca juga: 5 Cara Mengeluarkan Dahak di Tenggorokan secara Alami

Warna dahak

Setiap penyebab penumpukan dahak itu dapat memberikan warna berbeda pada lendir yang dihasilkan.

Mengutip Verywell Health, warna dahak dibedakan sebagai berikut:

  • Putih atau kuning: terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda melawan infeksi, baik itu bakteri atau virus. Itu juga bisa terjadi jika Anda memiliki alergi.
  • Kuning atau hijau: biasanya itu pertanda bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi. Warna ini berasal dari sel darah putih. Pada awalnya, Anda mungkin melihat dahak kuning yang kemudian berkembang menjadi dahak hijau. Perubahan terjadi dengan tingkat keparahan dan lamanya penyakit potensial.
  • Merah muda: bisa menjadi tanda adanya cairan dan pembengkakan pada paru-paru (pulmonary edema).
  • Merah terang atau merah tua (hemoptisis): biasanya berarti ada darah segar di saluran napas, sedangkan dahak berwarna merah tua berarti darahnya sudah tua.
  • Coklat: sering berarti darah tua. Anda mungkin melihat warna ini setelah dahak Anda tampak merah atau merah muda. Warna ini biasanya disebabkan campuran darah dan bakteri.
  • Abu-abu atau hitam (melanoptisis): ini dapat disebabkan oleh pneumokoniosis, yang terjadi ketika debu batu bara terperangkap di jaringan paru-paru. Ini mungkin juga berarti Anda memiliki infeksi jamur yang memerlukan perhatian medis.

Baca juga: Warna Dahak Dapat Indikasikan Kondisi Tubuh, Kenali Artinya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.