Kompas.com - 07/08/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Virus cacar monyet tengah mewabah. Penyakit ini bahkan sudah terdeteksi di Singapura yang cukup dekat dengan Indonesia. Seperti halnya COVID-19, vaksinasi dapat mencegah penyebaran monkeypox.

Dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), penyebab cacar monyet atau monkeypox adalah infeksi virus cacar monyet. Virus ini termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.

Perlu diketahui, genus Orthopoxvirus termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia (virus yang dilemahkan untuk pembuatan vaksin cacar), dan virus penyebab cacar sapi.

Baca juga: 7 Tanda Cacar Monyet dan Tindakan yang Harus Dilakukan jika Tertular

Cacar monyet dapat menyebar melalui kontak dekat dengan orang atau hewan yang terinfeksi.

Sejauh ini belum ada pengobatan khusus untuk cacar monyet. Namun, penularan virus ini dapat dicegah dengan vaksinasi.

Untuk mengendalikan wabah ini dan mencegah penyebaran, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menyetujui dua jenis vaksin cacar yang dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet.

1. JYNNEOS

JYNNEOS juga disebut dengan imvamune atau imvanex. Vaksin ini mengandung virus vaccinia hidup yang dirancang untuk mencegah infeksi bagi mereka yang berisiko tinggi terkena cacar monyet.

Vaksin JYNNEOS diberikan dalam dua dosis. Suntikan kedua diberikan dengan selang waktu satu bulan setelah pemberian dosis pertama.

Mengutip WebMd, dibutuhkan waktu sekitar 14 hari setelah dosis kedua bagi tubuh kita dalam membangun respons kekebalan yang kuat terhadap virus.

FDA menyetujui vaksin ini pada tahun 2019 untuk orang yang berusia 18 tahun ke atas. Orang yang sudah pernah menerima vaksin cacar air saat masih bayi, kemungkinan hanya butuh 1 dosis saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber WebMD,CDC

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.