Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 15:30 WIB

KOMPAS.com - Menyetop kebiasan merokok penting dilakukan oleh orang yang didiagnosis kanker, terutama kanker paru-paru.

Perlu diketahui, kebiasaan merokok dapat memperparah kondisi pasien kanker dan menghambat proses perawatan, terutama kemoterapi atau radiasi.

Sayangnya, sebagian besar pasien kanker masih sulit menghentikan kebiasaan merokok. Selain kecanduan nikotin, mereka seringkali kurang termotivasi untuk berhenti lebih awal sebelum penyakitnya menjadi parah.

Baca juga: Mengapa Penderita Diabetes Harus Menghindari Rokok?

Faktor usia, depresi, rasa sakit, kecemasan, serta efek samping pengobatan kanker juga membuat para perokok sulit meninggalkan kebiasaan buruknya itu.

Meski begitu, perlu diingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk berhenti dari kebiasaan merokok.

Berikut 5 alasan mengapa pasien kanker harus terbebas dari rokok yang mungkin bisa memotivasi Anda untuk berhenti merokok.

1. Meningkatkan harapan dan kualitas hidup

Merokok tembakau menyebabkan sekitar 30 persen kematian akibat kanker dan 90 persen kematian akibat kanker paru-paru.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Oncology melaporkan, pada 250 orang dengan kanker paru-paru stadium lanjut yang berhenti merokok memiliki waktu hidup 10 bulan lebih lama dibanding yang masih merokok.

Pasien kanker paru stadium lanjut yang berhenti merokok punya kelangsungan hidup rata-rata 28 bulan, sementara mereka yang tidak berhenti merokok hanya memiliki kemungkinan hidup selama 18 bulan.

Artinya, pasien kanker paru stadium lanjut memiliki harapan hidup 28 bulan atau lebih jika terbebas dari rokok.

Baca juga: Mengapa Merokok Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara Pada Wanita?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+