Kompas.com - 01/09/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi leher bergaris Ilustrasi leher bergaris

KOMPAS.com - Garis leher sama seperti kerutan lain yang sering muncul di sekitar mulut, mata, tangan, atau dahi.

Kerutan tersebut adalah bagian alami dari penuaan, faktor-faktor tertentu seperti merokok atau paparan sinar ultraviolet (UV) yang berkepanjangan dapat memperburuknya.

Secara umum, kerutan leher ini tidak bisa dihindari dan sama sekali tidak berbahaya.

Baca juga: 9 Cara Memutihkan Leher yang Hitam Secara Alami

Garis leher dan tanda-tanda penuaan kulit lainnya dapat diturunkan dari genetik.

Penyebab 

Kerutan disebabkan oleh beberapa faktor.

Beberapa penyebab tidak bisa dihindari dan beberapa lainnya sangat mungkin dicegah, di antaranya:

  • Usia atau proses penuaan

Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami menjadi kurang elastis dan rapuh. Penurunan produksi minyak alami membuat kulit kering dan tampak lebih keriput.

Lemak di lapisan kulit dalam juga berkurang. Hal ini menyebabkan kulit kendur dan kendor serta kerutan menjadi semakin kontras.

  • Paparan sinar ultraviolet (UV)

Radiasi ultraviolet dapat mempercepat proses penuaan alami yang menyebabkan kerutan dini.

Paparan sinar UV merusak jaringan ikat kulit seperti serat kolagen dan elastin.

  • Merokok

Merokok dapat mempercepat proses penuaan pada kulit dan berkontribusi terhadap kerutan, termasuk di leher.

Baca juga: 5 Penyebab Leher Kaku, Bisa Keseleo sampai Tanda Penyakit

Perawatan

Melansir Flo Health, terdapat beberapa metode perawatan leher bergaris yang biasa dilakukan, yakni:

  • Lakukan olahraga yang bisa mengencangkan otot leher latihan
  • Gunakan krim leher berbasis retinol dan serum dengan vitamin C
  • Eksfoliasi leher
  • Suntikan Botox
  • Operasi

Pencegahan

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencageh munculnya garis leher. Beberapa di antaranya:

  • Makan makanan yang sehat
  • Tidak merokok
  • Menggunakan pelembap kulit
  • Gunakan produk mengandung sunscreen
  • Lindungi kulit dari sinar matahari

Diagnosis

Leher bergaris tidak berbahaya dan bukan menjadi tanda kondisi medis serius

Namun, jika hal tersebut membuat khawatir dan tidak percaya diri, temui dokter kulit.

Dokter dapat menilai kondisi kulit dan membantu membuat rencana perawatan kulit yang tepat.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Lemak di Leher

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.