Kompas.com - 20/10/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi vaksin hepatitis B Ilustrasi vaksin hepatitis B

KOMPAS.com - Hepatitis B merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B dan menjadi salah satu jenis hepatitis akut yang dapat pulih tanpa pengobatan khusus.

Meskipun begitu, terdapat kemungkinan hepatitis B berkembang menjadi kronis dan dapat menyebabkan sirosis atau kanker hati.

Baca juga: Perbedaan Hepatitis A, B, dan C yang Perlu Diketahui

Penyebab

Hepatitis B merupakan kondisi yang dapat menular melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya yang terinfeksi.

Menurut Healthline, kemungkinan cara penularan lainnya yang dapat menyebabkan hepatitis B seperti:

  • Kontak langsung dengan darah yang terinfeksi
  • Ditularkan dari ibu ke bayi saat dalam kandungan atau lahir
  • Disuntik dengan jarum yang terkontaminasi
  • Kontak intim dengan penderita hepatitis B
  • Melakukan seks oral dan anal
  • Menggunakan barang pribadi orang lain yang tidak terjamin kebersihannya

Faktor risiko

Berkaitan dengan penyebabnya, mengutip Medical News Today, terdapat faktor-faktor tertentu berisiko tinggi terhadap infeksi virus hepatitis B, termasuk:

  • Bekerja sebagai petugas kesehatan
  • Berhubungan intim sesama jenis
  • Memiliki banyak pasangan seksual
  • Menderita penyakit ginjal atau hati kronis
  • Lansia dengan diabetes
  • Mengunjungi atau tinggal di kawasan yang memiliki banyak kasus hepatitis B

Gejala

Berdasarkan Medical News Today, gejala hepatitis B akut mungkin tidak terlihat selama berbulan-bulan. Namun, gejala umumnya termasuk:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 9 Penyebab Hepatitis B yang Perlu Diwaspadai

  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Kelelahan
  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Sakit perut
  • Urine gelap
  • Menguningnya kulit dan bagian putih mata

Segera hubungi dokter Anda jika mengetahui telah terpapar virus atau mengalami gejala di atas untuk mencegah terjadinya infeksi.

Diagnosis

Melansir Healthline, terdapat jenis-jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis kondisi hepatitis B Anda, yaitu:

  • Tes darah, mendeteksi faktor penyebab hepatitis B
  • Tes antigen permukaan hepatitis B, mendeteksi virus hepatitis B dan daya tularnya
  • Tes antigen inti hepatitis B, mendeteksi tingkat keparahan hepatitis B
  • Tes antibodi permukaan hepatitis B, memeriksa kekebalan tubuh terhadap virus hepatitis B
  • Tes fungsi hati, mendeteksi bagian hati yang berfungsi tidak normal, rusak, atau meradang

Perawatan

Pada dasarnya, tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi infeksi hepatitis B akut.

Baca juga: Obat Hepatitis A, B, dan C untuk Menyembuhkan Penyakit

Namun, berdasarkan Healthline, perawatan yang diberikan akan bergantung dengan tingkat keparahannya, seperti:

  • Melakukan vaksinasi hepatitis B dan Imunoglobulin jika terpapar virus dalam 24 jam terakhir untuk mencegah infeksi
  • Resep obat antivirus, mengobati hepatitis B kronis, melawan virus, dan mengurangi risiko komplikasi hati
  • Transplantasi hati, dilakukan jika hepatitis B telah merusak hati sepenuhnya

Komplikasi

Dilansir dari Medical News Today, hepatitis B yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam keselamatan, termasuk:

  • Infeksi hepatitis D
  • Kanker hati
  • Sirosis, menyebabkan jaringan parut pada hati dan menghambat fungsi hati
  • Gagal hati, merupakan penyakit hati stadium akhir yang dapat berkembang dengan cepat

Pencegahan

Berdasarkan Healthline, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko tertular virus hepatitis B, antara lain:

  • Melakukan vaksin hepatitis B pada bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa
  • Minta pasangan seksual Anda untuk melakukan pemeriksaan atau tes hepatitis B
  • Gunakan kondom atau pelindung lainnya saat melakukan hubungan intim
  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang
  • Pastikan Anda telah divaksinasi lengkap sebelum bepergian jauh seperti ke negara lain.

Baca juga: 6 Gejala Hepatitis B yang Perlu Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Ulu Hati
Nyeri Ulu Hati
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.