Kompas.com - 30/10/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Gagal jantung adalah kondisi saat jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Biasanya diakibatkan oleh jantung yang terlalu lemah atau kaku.

Jantung dapat menjadi lemah atau kaku karena kondisi jantung tertentu, seperti penyempitan arteri atau tekanan darah tinggi.

Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti bekerja. Namun, jantung membutuhkan bantuan agar dapat membantunya bekerja lebih baik.

Baca juga: 11 Penyebab Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai

Kondisi ini dapat terjadi pada segala usia, tapi umumnya terjadi pada orang tua.

Kondisi ini juga berlangsung secara jangka panjang yang dapat memburuk bertahap dari waktu ke waktu.

Gagal jantung tidak dapat disembuhkan. Penanganan yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir gejala.

Gejala

  • Sesak napas. Penderita akan kesulitan bernapas saat berolahraga,, atau beristirahat dengan berbaring di tempat tidur. Kondisi ini disebabkan oleh cairan yang kembali ke paru-paru (kongesti) atau saat tubuh tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.
  • Merasa lelah (fatigue) dan kaki terasa lemas saat beraktivitas. Disebabkan oleh jantung yang tidak dapat memompa cukup darah kaya oksigen ke organ dan otot utama.
  • Pembengkakan di pergelangan kaki, kaki, dan perut juga penambahan berat badan. Saat ginjal tidak menyaring cukup darah, tubuh menahan cairan dan air lebih banyak. Cairan ekstra dalam tubuh dapat menyebabkan pembengkakan edema dan penambahan berat badan.
  • Pusing, bingung, sulit berkonsentrasi, pingsan. Dapat timbul karena jantung tidak memompa cukup darah yang kaya oksigen ke otak.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur atau palpitasi. Jantung mungkin berdetak lebih cepat untuk mencoba mendapatkan cukup darah ke organ dan otot utama.
  • Batuk kering yang disebabkan cairan berlebih pada paru-paru.
  • Perut kembung atau keras, kehilangan nafsu makan, sakit perut (mual)

Penyebab

Beberapa penyebab dari gagal jantung, yaitu:

Baca juga: 7 Gejala Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai

  • penyakit jantung koroner
  • tekanan darah tinggi
  • kardiomiopati
  • penyakit jantung bawaan
  • kerusakan katup jantung

Diagnosis

Selain bertanya gejala dan riwayat medis pribadi dan keluarga, berbagai tes ang mungkin dilakukan dokter, yaitu:

  • tes darah: untuk melihat penyakit yang dapat memengaruhi kerja jantung
  • rontgen dada: visualisasi X-Ray yang dapat menunjukkan kondisi paru-paru dan jantung
  • elektrokardiogram (ECG): untuk merekam aktivitas listrik jantung. Alat ini dapat membantu menunjukkan ritme abnormal (aritmia) dan menemukan tekanan otot jantung.
  • tes pencitraan seperti MRI atau CT Scan untuk menunjukkan visualisasi jantung secara keseluruhan
  • kateterisasi jantung: penempatan tabung tipis elastis (kateter) ke dalam pembuluh darah melalui selangkangan dan diarahkan ke jantung. Lalu, menggunakan pewarna kontras agar struktur dalam jantung terlihat lebih jelas.

Komplikasi

Beberapa komplikasi yang dapat diakibatkan oleh gagal jantung, yaitu sebagai berikut.

  • Kerusakan atau gagal ginjal akibat kurangnya aliran darah ke ginjal
  • Masalah katup jantung. Katup jantung menjaga darah mengalir ke arah yang benar. Dapat terganggu jika jantung membesar atau terdapat tekanan tinggi
  • Masalah irama jantung
  • Kerusakan hati. Penumpukan cairan dapat memberi terlalu banyak tekanan pada hati dan menyebabkannya rusak.

Baca juga: Tampak Serupa, Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

Perawatan

Penanganan gagal jantung bertujuan untuk mengendalikan gejala yang timbul.

Perawatan secara umum dapat meliputi:

  • perubahan gaya hidup: termasuk makan makanan sehat, berolahraga teratur, dan berhenti merokok
  • obat: pengobatan dapat membantu, juga menggunakan dua atau tiga perangkat yang ditanam di dada untuk mengontrol irama jantung
  • operasi: seperti bypass atau transplantasi.

Penyembuhan dapat terjadi jika kondisi yang mendasari dapat ditangani. Misalnya, gagal jantung akibat masalah katup jantung.

Jika katup jantung sudah diperbaiki, gagal jantung dapat ditangani sepenuhnya.

Pencegahan

Kunci utama mencegah gagal jantung adalah mengurangi faktor yang dapat meningkatkan kondisi pemicu gagal jantung.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gagal jantung, termasuk:

  • tidak merokok
  • mengontrol kondisi tertentu, seperti tekanan darah, kolesterol, gula darah
  • aktif secara fisik dan mental
  • pola makan sehat dan ideal
  • menjaga berat badan
  • mengurangi dan mengelola stres.

Baca juga: 4 Faktor Gaya Hidup Penyebab Gagal Jantung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gagal Ginjal
Gagal Ginjal
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.