Kompas.com - 28/04/2022, 17:36 WIB

KOMPAS.com - Epulis adalah tumor yang terletak di jaringan lunak gusi.

Ada tiga jenis epulis, yakni:

  • Fibromatosa, berwarna merah muda, timbul rasa nyeri, dan umumnya terjadi di sekitar gigi berlubang
  • Kongenital, tumor gusi langka yang terjadi pada bayi baru lahir.
  • Gravidarum, umum terjadi pada perempuan hamil saat trimester pertama hingga kedua kehamilan.

Baca juga: Kenali Apa itu Tumor, Jenis, Cara Mencegah

Penyebab

Epulis terkadang tidak diketahui pasti penyebabnya.

  • Trauma dan cedera
  • Faktor genetik
  • Perawatan mulut dan gigi yang tidak sesuai anjuran
  • Kondisi kesehatan mulut dan gigi, seperti radang gusi, gigi berlubang, dan lainnya
  • Efek samping perawatan ortodontik
  • Penggunaan gigi palsu yang tidak pas dan menimbulkan iritasi kronis
  • Perubahan hormon tubuh, terutama pada masa kehamilan.

Gejala

Gejala akan tergantung pada jenis epulis yang dialami, umumnya epulis ditandai dengan:

  • Benjolan pada gusi yang tidak membaik setelah 2-3 minggu
  • Benjolan agak keras saat disentuh
  • Menimbulkan rasa sakit atau nyeri
  • Berwarna merah muda, kebiruan, hingga keunguan
  • Mudah berdarah
  • Ukurannya kecil dan lama-kelamaan makin membesar.

Diagnosis

Dokter dapat melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik pada pasien untuk mendiagnosis tumor ini.

Baca juga: 6 Cara Menjaga Gusi Tetap Sehat yang Baik Dilakukan

Beberapa tes untuk memastikan diagnosis meliputi:

  • Rontgen gigi
  • Biopsi.

Perawatan

Perawatan epulis umumnya fokus pada iritasi kronis dan perubahan hormonal yang menyebabkannya. 

Selain itu, tumor atau lesi epulis dapat diangkat melalui operasi atau pembedahan.

Segera hubungi dokter apabila merasa ada yang janggal pada gusi atau memiliki gejala epulis.

Komplikasi

Lesi yang besar dapat mengganggu pernapasan, kesulitan makan, atau penutupan mulut yang normal.

Epulis bawaan yang sangat besar dapat menyebabkan komplikasi bahkan sebelum kelahiran.

Obstruksi mulut bayi dapat menyebabkan gangguan menelan cairan ketuban, yang mengakibatkan polihidramnion.

Pencegahan

Tumor di gusi atau area mulut dapat dicegah dengan tindakan kebersihan yang tepat.

Baca juga: Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Pembentukan tumor gusi dalam rongga mulut dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal, di antaranya:

  • Menyikat gigi secara rutin
  • Perawatan gigi dan mulut tambahan, seperti flossing dan obat kumur
  • Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi
  • Segera lakukan perawatan gigi ke dokter apabila mengalami masalah mulut dan gigi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.