Kompas.com - 25/02/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak. ThinkstockphotosIlustrasi penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak.

Minum kopi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida.

Hal itu akhirnya menjadikan darah lebih pekat sehingga menimbulkan penyempitan pembuluh darah yang berisiko menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Dengan demikian, siapa saja dianjurkan untuk tidak minum kopi lebih dari 6 cangkir per hari.

Baca juga: Cara Mudah Turunkan Kolesterol (3): Aktivitas Fisik, Jalan Kaki, dan Berat Badan

5. Stres

Stres yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan merusak keseimbangan fungsi tubuh.

Tekanan darah dan kolesterol darah orang stres cenderung lebih tinggi dibandingkan ketika stresnya sudah terkendali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

6. Kurang olahraga

Kurang olahraga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Begitu juga sebaliknya, olahraga yang dilakukan secara teratur diketahui dapat meningkatkan kolesterol high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

Selain itu, olahraga sangat bermanfaat untuk menekan kolesterol total dan kolesterol jahat, membakar trigliserida, serta menurunkan berat badan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X