Kompas.com - 04/04/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi berhenti merokok MarcBruxelleIlustrasi berhenti merokok

KOMPAS.com – Jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah setiap harinya.

Di Indonesia saja, pasien yang terkonimasi Covid-19 sudah melebihi 1.500 orang hingga awal April 2020.

Melihat kondisi ini, orang-orang pun diminta untuk senantiasa menghindari setiap perilaku yang dapat meningkatkan risiko terjangkit penyakit akibat virus corona tersebut.

Kepala Kelompok Staf Medik (KSM) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K), menyampaikan merokok adalah aktivitas yang dapat meningkatkan risiko seseorang terjangkit virus corona baru.

Baca juga: Riset dan Ahli Ungkap Merokok Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

Bagaimana tidak, menghisap batang rokok tembakau membuat seseorang akhirnya berulang kali mendekatkan tangan ke mulut.

Tindakan itu tentu dapat meningkakan risiko perpindakan virus dari tangan ke mulut.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Dokter: Rokok Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona
Berikut ini penjelasan dokter spesialis paru mengenai bahaya merokok yang bisa meningkatkan risiko seseorang terinfeksi virus corona.
Bagikan artikel ini melalui

“Padahal yang disarankan kan menjauhkan tangan ke mulut untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh, ini (merokok) malah sengaja mendekatkan,” jelas dia saat diwawancara Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

Selain itu, dr. Yusup menjelaskan, merokok juga dapat memicu peradangan paru-paru dan mengganggu sistem imun sehingga membuat seseorang menjadi lebih rentan terjangkit virus corona.

“Sudah ada banyak penelitian yang mengungkap bahwa fungsi imun di paru-paru bisa melemah akibat rokok dan merokok bisa memicu peradangan paru,” terang dia.

Baca juga: 3 Jenis Rokok Elektrik dan Bahayanya bagi Saluran Pernapasan

Merokok bisa picu dampak lebih buruk

dr. Yusup menambahkan merokok bahkan bisa membuat seseorang lebih rentan untuk terinfesi virus dengan dampak yang lebih buruk.

Hal itu dikarenakan merokok mulanya bisa memicu penyakit kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) hingga penyakit jantung.

 

Sementara, pasien positif Covid-19 dengan penyakit kronis, kata dia, diketahui berisiko tinggi untuk menderita komplikasi lebih lanjut.

Dalam sebuah penitian yang dilakukan pada puluhan pasien Covid-1 di Cina juga telah mengungkapkan, bahwa pasien yang memiliki riwayat merokok lebih rentan menderita pneumonia karena infeksi virus corona.

Bagaimana dengan pengguna rokok elekrik?

dr. Yusup menyampaikan pengguna rokok elektrik juga memiliki risiko yang tinggi terhadap komplikas virus corona.

Hal itu dikarenakan, dampak penggunaan rokok elektrik sendiri mirip dengan kerusakan akibat rokok konvensional, yakni bisa memicu kanker, PPOK, dan penyakit jantung.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

Bahkan, kata dia, rokok elektrik bisa lebih berbahaya ketimbang rokok tembakau karena kandungan zat nikotinnya bisa lebih banyak.

Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta itu pun menganjurkan bagi siapa saja yang masih merokok untuk menghentikan kebiasaan itu sebagai upaya mengcegah atau menghindari penularan virus corona.

“Wabah ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh para perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya,” jelas dr. Yusup.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

Health
Lidah Terasa Asam

Lidah Terasa Asam

Penyakit
Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.