Kompas.com - 24/06/2020, 18:02 WIB

Lapiran endometrium sangat berpesan pada proses terjadinya kehamilan. Seorang perempuan yang telah datang menstruasi, maka secara otomatis lapisan endometriumnya kembali siap menjalani proses kehamilan.

Cara mencegah keguguran

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah keguguran.

Karena keguguran dipengaruhi oleh berbagai faktor, langkah pencegahan tersebut hanya bersifat umum.

Baca juga: Bolehkah Berhubungan Badan Saat Hamil Muda?

Berikut ini yang disarankan untuk mencegah keguguran:

  • Menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang
  • Konsumsi vitamin dan mineral yang disarankan untuk ibu hamil
  • Menjaga berat badan ideal
  • Menghindari rokok, minuman alkohol, dan narkoba
  • Menerima vaksin sesuai saran dokter untuk mencegah infeksi

Sebaiknya, bagi wanita yang mempunyai riwayat keguguran berulang, melakukan pemeriksaan TORCH.

Pemeriksaan ini penting untuk melihat adanya kadar antiphospholipid antibodi, yang meliputi antikoagulan dan antikadiolipin antibodi.

Antibodi ini secara langsung bereaksi dengan endotel pembuluh darah dan menyebabkan pembuluh darah rusak, terjadi thrombosis, abortus, dan kematian janin.

Antipspholipid antibodi ini melinduungi G (IgG) dan Imunoglobulin M (IgM).

Tiger IgG positif yang cukup tinggi mempunyai arti klinis, sedangkan bila titer IgM positif menunjukkan bahwa ibu hamil terinfeksi dan perlu mendapat pengobatan terlebih dahulu.

Baca juga: Apakah Boleh Berhubungan Badan Saat Hamil 2 Bulan?

Nutrisi atau gizi sangat mempengaruhi terjadinya abortus pada seorang perempuan. Lebih-lebih apabila makanan yang dimakan tersebut mengandung zat-zat tertentu yang memengaruhi pertumbuhan janin.

Selain itu, kebiasaan seorang wanita hamil yang merokok 14 batang dalam sehari akan meningkatkan risiko keguguran menjadi dua kali lebih besar.

Insidensi keguguran akan meningkat juga pada kelompok wanita peminum alkohol, pecandu kopi (kafein) yang minum 4 gelas sehari, dan juga terhadap wanita hamil yang menghirup obat-obatan anesteri, misalnya saat bertugas di kamar operasi, atau kelompok wanita hamil yang terpapar radiasi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.