Kompas.com - 22/07/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi mandi Art-Of-PhotoIlustrasi mandi

KOMPAS.com - Pernahkah Anda mendengar beberapa larangan setelah makan? Salah satu yang paling populer mungkin adalah larangan tidur setelah makan.

Namun, di samping itu, ada pula larangan mengenai mandi setelah makan.

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa mandi setelah makan dilarang. Apa bahayanya mandi setelah makan?

Baca juga: Sayang Dilewatkan, Ini 4 Manfaat Mandi Air Dingin

Jika dilihat sekilas, rasanya mandi setelah makan bukanlah hal yang besar.

Namun, ternyata mandi setelah makan memang menyimpan bahaya.

Melansir dari NDTV Food, saat Anda mandi tepat setelah menyantap makanan berat akan memperlambat pencernaan.

Alasannya, ketika makan aliran darah dalam tubuh akan dikonsentrasikan pada bagain perut untuk proses pencernaan.

Sedangkan mandi meningkatkan aliran darah pada seluruh tubuh.

Akhirnya ketika kita mandi setelah makan maka aliran darah yang harusnya terkonsentrasi pada perut malah menuju ke seluruh tubuh.

Selain itu, beberapa penelitian medis menyebut bahwa setelah mandi suhu tubuh akan menurun.

 

Merangkum dari Times of India, ketika suhu tubuh mulai menurun, akan membuat sistem pencernaan berkerja lebih keras untuk menyelaraskan suhu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan.

Akibatnya, proses pencernaan akan terganggu.

Biasanya terganggunya proses pencernaan ini akan ditandai dengan kram pada bagian perut.

Baca juga: 5 Efek Buruk Malas Mandi Lebih dari 2 Hari bagi Tubuh

Oleh karena itu, ada baiknya mandi dilakukan sebelum makan.

Jika memang sudah terlanjur makan maka kita harus memberi jeda waktu antara makan dan mandi.

Jeda waktu yang dianjurkan adalah sekitar dua hingga tiga jam setelah makan.

Hal itu karena dalam jeda waktu tersebut, biasanya proses pencernaan dalam perut sudah selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.