Kompas.com - 26/07/2020, 15:07 WIB
Ilustrasi bisul Ilustrasi bisul

KOMPAS.com – Bisul adalah benjolan merah kecil pada kulit yang berisi nanah dan menimbulkan rasa nyeri.

Bisul atau furunkel paling sering timbul di bagian punggung, ketiak, tengkuk, dan muka.

Hal ini terjadi karena bagian-bagian tubuh tersebut sering mengalami gesekan dan berkeringat.

Baca juga: Jangan Oleskan Pasta Gigi, Berikut 4 Cara Benar Obati Luka Bakar

Selain itu, bisul juga dapat muncul pada kelopak mata yang dikenal dengan sebutan bintitan.

Penyebab bisul

Melansir Mayo Clinic, kebanyakan bisul disebabkan oleh Staphylococcus aureus, sejenis bakteri yang biasa ditemukan di kulit dan di dalam hidung.

Benjolan terbentuk saat nanah terkumpul di bawah kulit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisul terkadang juga dapat berkembang di tempat-tempat di mana kulit telah rusak oleh cedera kecil atau gigitan serangga, yang membuat bakteri Staphylococcus aureus mudah masuk.

Bila seseorang berkali-kali dihinggapi bisul atau sekaligus dalam jumlah besar, ada kemungkinan terdapatnya penyakit sebagai penyebab infeksi, seperti penyakit diabetes mellitus.

Cara mengobati bisul secara alami

Pada orang dengan daya tahan tubuh renah, misalnya penderita flu, bisul dapat memicu komplikasi berbahaya, yakni keracunan darah (sepsis) akibat perbanyakan bakteri dalam darah.

Pada keadaan ini, penderita perlu berobat ke dokter.

Baca juga: Pakai Masker Bisa Picu Jerawat, Ini Tips Perawatan dari Dokter Kulit

Sementera, untuk orang sehat, bisul hanya merupakan suatu infeksi yang merepotkan, bersifat menular tapi tidak berbahaya.

Berikut ini adalah cara mengobati bisul secara alami yang dapat dipraktikan di rumah:

1. Kompres air hangat

Melansir WebMD, kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit dan membantu menarik nanah ke permukaan atau keluar dari kulit.

Bisul dapat pecah dengan sendirinya setelah beberapa kali mendapatkan kompres hangat.

Ini biasanya terjadi dalam 10 hari sejak kemunculannya.

Anda dapat membuat kompres hangat dengan merendam kain cuci dalam air hangat, kemudian diperas.

Saat bisul mulai mengering, cuci dengan sabun antibakteri sampai semua nanah hilang dan bersihkan dengan alkohol untuk mengurangi risiko infeksi dan mempercepat pemulihan.

Baca juga: Jerawat: Penyebab, Komplikasi, dan Cara Mengatasi

2. Gunakan minyak pohon teh (tea tree oil)

Melansir Health Line, minyak atsiri pohon teh memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang kuat yang dapat membantu mengobati infeksi bakteri yang menyebabkan bisul.

Minyak pohon teh tidak boleh dioleskan langsung ke kulit, karena dapat memiliki efek terbakar.

Campurkan lima tetes minyak pohon teh dengan satu sendok teh kelapa atau minyak zaitun.

Masukkan minyak pohon teh yang sudah diencerkan ke kapas dan oleskan ke daerah kulit yang muncul bisul 2-3 kali sehari.

Lakukan langkah ini setiap hari sampai bisul “matang”, pecah, dan benar-benar hilang.

3. Gunakan bubuk kunyit

Bubuk kunyit memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang keduanya dapat membantu menyembuhkan bisul dan membuangnya dengan cepat.

Bubuk kunyit telah digunakan sebagai pembersih darah alami selama ribuan tahun sebagai pengobatan timur.

Baca juga: 15 Manfaat Kunyit, Obat Demam hingga Anti Racun

Menariknya, Anda dapat memilih untuk menelan bubuk kunyit, menggunakannya secara topikal untuk mengobati bisul, atau keduanya.

Untuk mengonsumsinya, rebus satu sendok teh bubuk kunyit dalam air atau susu, dan minum 3 kali sehari setelah dingin.

Untuk menggunakannya secara topikal atau oles, campur kunyit dengan air dan atau jahe untuk membuat masker, dan oleskan ke bagian yang muncul bisul setidaknya 2 kali sehari.

4. Gunakan garam epsom

Ilustrasi garam laut. SHUTTERSTOCK/ILEISH ANNA Ilustrasi garam laut.

Garam epsom terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk mengobati bisul.

Garam ini dapat membantu menguras nanah dan menyebabkan bisul mengering.

Untuk memanfaatkannya, larutkan garam epsom dalam air hangat dan rendam kompres di dalamnya.

Oleskan kompres ke area yang muncul bisul selama 20 menit. Lakukan ini setidaknya 3 kali sehari sampai bisul hilang.

Baca juga: Beda dengan Garam Dapur, Ini Segudang Manfaat Garam Epsom

5. Gunakan minyak jarak

Minyak jarak mengandung senyawa yang disebut asam risinoleat. Senyawa ini bersifat anti-inflamasi yang kuat.

Minyak jarak juga memiliki sifat antibakteri yang kuat, sehingga membuatnya menjadi bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati bisul.

Oleskan sedikit minyak jarak langsung ke bagian bisul setidaknya 3 kali sehari sampai hilang.

6. Gunakan minyak mimba (neem oil)

Minyak mimba yang juga dikenal sebagai lilac India, memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antimikroba yang membantu mengobati infeksi kulit, termasuk bisul dengan ceoat.

Untuk mengobati bisul dengan minyak mimba, oleskan minyak ini langsung ke bisul 3-4 kali sehari.

Baca juga: 13 Cara Mengobati Rematik Secara Alami

Pastikan Anda mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan pengobatan bisul ini.

Pilihan obat bisul

Jika bahan alami tidak menjadi pilihan, Anda masih bisa mengobati bisul dengan obat bisul tanpa resep dari dokter.

Melansir Buku Obat-obatan Sederhana untuk Gangguan Sehari-hari (2010) oleh Drs. H. T. Tan & Drs. Kirana Rahardja, penanganan bisul dapat dilakukan dengan menutup bisul dengan salep ichtiol 10 persen, yang berdaya menyerap kembali bisul “muda” (tidak jadi) atau “mematangkan” bisul yang sudah berkembang.

Sama efektifnnya untuk digunakan dalam mengobati bisul adalah salep yang mengandung timbaloksida (Ung. diachylon).

Kedua obat bekerja antiradang, antibakteri lemah, serta antigatal dan dapat dibeli bebas sebagai sediaan apotek.

Salep dapat digunakan dengan kasa dan plester, diganti 2 kali sehari dan setiap kali dibersihkan dengan bensin cuci (wasbenzine).

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Panu dengan Obat dan Secara Alami

Setelah bisul pecah, dengan menggunakan kasa atau kapas, bisul harus dipijat sampai seluruh nanahnya keluar yang kentara dengan keluarnya darah dai luka.

Waspada, jangan sampai nanah yang mengandung banyak stafilokok, bersentuhan dengan bagian tubuh lain agar infeksi tidak menyabar.

Setelah desinfeksi dengan tingtur iod, bisul diberi salep iod atau klorheksidin dan ditutup dengan kasa dan plester untuk penyembuhan selanjutnya.

Perlu diperhatikan, bisul yang belum “matang” tidak boleh dipijat atau dipencet-pencet karena berisiko bakteri menjadi masuk ke dalam sirkulasi darah dan menyebar ke seluruh tubuh dengan menimbulkan sepsis.

Infeksi yang masuk ke dalam aliran darah dan memicu keracunan darah (sepsis) dapat menyebabkan infeksi pada organ-organ dalam tubuh, misalnya jantung (endocarditis) dan bahkan tulang (osteomielitis).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kudis
Kudis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takikardia

Takikardia

Penyakit
6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Health
Halusinasi

Halusinasi

Penyakit
6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

Health
Parkinsonisme

Parkinsonisme

Penyakit
6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Health
Lipoma

Lipoma

Penyakit
Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Health
Gigi Kecil (Microdontia)

Gigi Kecil (Microdontia)

Penyakit
Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Health
Katarak

Katarak

Penyakit
6 Cara Sehat Gunakan Gadget

6 Cara Sehat Gunakan Gadget

Health
7 Cara Jaga Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi

7 Cara Jaga Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi

Health
9 Penyebab Perut Bawah Nyeri

9 Penyebab Perut Bawah Nyeri

Health
Dislokasi Bahu

Dislokasi Bahu

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.