Kompas.com - 03/08/2020, 13:32 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak orang mengalami insomnia sehingga sulit untuk mengistiahatkan tubuh dan pikiran mereka di malam hari.

Biasanya, kondisi ini disebabkan karena adanya stres. Stres memang bisa memicu kecemasan dan ketegangan yang membuat kita sulit tidur.

Bahkan, stres juga bisa memperburuk gangguan tidur. Salah satu cara mudah untuk mengatasinya adalah dengan melakukan praktik meditasi.

Baca juga: Gagal Ginjal : Penyebab, Jenis hingga Cara Mengatasinya

Apa itu meditasi dan bagaimana cara melakukannya?

Meditasi merupakan salah satu teknik relaksasi untuk menenangkan pikiran dan tubuh sekaligus meningkatkan kedamaian batin.

Ketika dilakukan sebelum tidur, meditasi dapat membantu mengurangi insomnia dan masalah tidur dengan meningkatkan ketenangan secara keseluruhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat melakukan meditasi, tubuh kita akan mengalami perubaha fisiologis. Perubahan-perubahan ini bisa mempengaruhi proses spesifik dalam tubuh yang memicu rasa kantuk.

Dalam riset 2015 yang diterbitkan di AMA Internal MedicineTrusted Source, peneliti telah membuktikan khasiat mindfulness, yang merupakan alah satu jenis praktik meditasi, dalam meningkatkan kualitas tidur.

Selama masa riset yang berlangsung sekitar enam minggu, peserta diminta melakukan meditasi atau pola tidur bersih.

Setelah melakukan analisis data, peneliti punmmbuktikan bahwa peserta yang melakukan meditasi mengalami penurunan gejala insomnia dan tak lagi mengalami kelelahan di siang hari.

Menurut peneliti, manfaat ini terjadi karena meditasi meningkatkan respon relaksasi sekaligus kontrol sistem saraf otonom, yang mempengaruhi pola tidur kita.

Selain itu, meditasi juga membantu meningkatkan hormon melatonon yang memicu rasa kantuk, menurunkan detak jantung dan tekanan darah, sekaligus mengaktifkan bagian otak yang mengontrol tidur.

Cara meditasi

Ada tiga teknik meditasi yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kualits tidur dan mengusir insomnia. Berikut teknik meditasi tersebut:

1. Meditasi kesadaran napas

Untuk melakukan teknik ini, yang kita butuhkan hanyalah waktu luang selama beberapa menit saja.

Setelah itu, temukan tempat yang sunyi dan nyaman. Jika telah menemukannya, kita bisa melakukan meditasi dengan duduk atau berbaring.

Lalu tutup mata dan bernapas secara perlahan dan dalam. Selama proses ini, kita harus fokus pada pernapasan.

Jika terdapat pikiran lain muncul, lepaskan dan fokus kembali pada napas.

Baca juga: Stroke Ringan Bisa Sembuh Total, Tapi Kenapa Tak Boleh Diabaikan?

2. Mindfulness

Meditasi ini melibatkan fokus pikiran pada apa yang terjadi saat ini. Hal ini bisa kita lakukan dengan meningkatkan fokus pikiran atau kesadaran kita pada napas dna sensasi yang muncul di tubuh.

Jika ada pikiran atau emosi yang muncul, cukup amati saja dan biarkan berlalu tanpa melakukan penilaian atau penghakiman pada diri sendiri.

3. Meditasi pemindaian tubuh atau body scan

Untuk melakukan teknik meditasi ini, yang perlu kita lakukan adalah fokus pada setiap bagian tubuh kita.

Tujuan meditasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pada setiapbagian tubuh. Cara ini bisa mendorong relaksasi yang memicu rasa kantuk.

Berikut tahap-tahap meditasi pemindaian tubuh:

  • hilangkan semua gangguan dari tempat meditasi yang kita pilih dan berbaringlah dalam posisi yang nyaman.
  • tutup mata dan bernapas perlahan.
  • fokuskan pikiran pada berat badan kita
  • pindai fokus ke area wajah dan alihkan fokus secara perlahan hingga menuju kaki
  • perhatikan sensasi yang muncul di setiap bagian tubuh kita.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacar Monyet
Cacar Monyet
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.