Cara Menggunakan Tisu Basah Antiseptik Agar Efektif Basmi Kuman

Kompas.com - 09/08/2020, 07:33 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak orang menggunakan tisu basah antiseptik untuk melindungi diri dari paparan kuman.

Terlebih saat pandemi Covid-19. Tisu basah antiseptik jamak jadi bekal keseharian sebagian orang saat beraktivitas di luar rumah.

Sayangnya, selama ini banyak orang menggunakan tisu basah antiseptik dengan cara yang kurang tepat.

Akibatnya, efektivitas tisu basah antiseptik dalam membunuh kuman seperti virus dan bakteri jadi berkurang.

Baca juga: Tak Bisa Asal, Ini Cara Cuci Tangan yang Efektif Bunuh Kuman

Tak cukup hanya mengusap sekejap

Melansir WebMD, tisu basah antiseptik bisa memberikan rasa aman palsu karena benda mungil ini dianggap bisa membasmi kuman.

Tisu basah antiseptik memang direndam dengan bahan kimia tertentu untuk membasmi beragam jenis bakteri dan virus.

Namun, Anda perlu menggunakannya dengan cara yang benar agar tisu basah antiseptik efektif membunuh kuman.

Dilansir dari Today, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut aturan dasar disinfeksi mengharuskan suatu produk tetap berada di permukaan dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Awas, Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri Jika Jarang Dibersihkan

Untuk membunuh kuman, benda perlu diberi paparan bahan kimia dari cairan disinfeksi setidaknya tiga sampai 10 menit, tergantung jenis antiseptik.

 

Sayangnya, selama ini kebanyakan pengguna tisu basah antiseptik hanya mengelap permukaan benda dengan cepat.

Halaman:

Sumber WebMD,Today
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X