Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/09/2020, 15:03 WIB

KOMPAS.com - Sindrom carpal tunnel bisa menjadi salah satu komplikasi akibat penyakit diabetes.

Sindrom carpal tunnel merupakan kondisi mati rasa atau kesemutan di tangan dan lengan akibat saraf area pergelangan tangan yang terjepit.

Kondisi ini bisa terjadi saat saraf membengkak, tendon mengalami peradangan, atau sesuatu menyebabkan pembengkakan di area carpal tunnel.

Baca juga: Waspadai, Ini 7 Penyakit yang Ditandai dengan Batuk Kering

Lalu, apa kaitan sindrom carpal tunnel dengan diabetes?

Menghimpun data Healthline, hampir 20 persen penderita diabetes juga mengalami sindrom carpal tunnel.

Kondisi ini menunjukan bahwa gula darah tinggi juga bisa memicu sindom carpal tunnel.

Bahkan, sindrom ini juga bisa menjadi pertanda awal adanya penyakit diabetes tipe 2.

Penelitian dari Belanda yang dilakukan ilmuwan Steven H Hendriks pada tahun 2014 juga mengatakan, sindrom carpal tunnel memang kerap terjadi pada penderita diabetes tipe 2.

Namun, sindrom ini bukan satu-satunya patokan untuk mendiagnosis seseorang menderita diabetes.

Ada berberapa kondisi lain yang harus dijadikan patokan sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes tipe 2, seperti indeks massa tubuh, jenis kelamin, dan usia.

Baca juga: Alasan Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes

Dengan kata lain, ada banyak faktor yang meningkatkan risiko diabetes dan sindrom carpal tunner.

Namun, penderita diabetes tipe 1 berisiko seumur hidup mengalami sindrom carpal tunnel.

Cara mengatasi

Menurut data Diabetes.co.uk, sindrom carpal tunnel bisa sembuh dengan sendirinya jika gejalanya hilang.

Hal yang perlu kita lakukan hanya melakukan perawatan diri seperti menghindari gerakan berulang yang berlebihan.

Kita juga bisa meminta obat penghilang rasa sakit yang diresepkan oleh dokter.

Selain itu, terapkan postur tubuh yang benar saat harus bekerja di balik meja.

Baca juga: 4 Tips Pola Makan Sehat untuk Penderita Diabetes

Orang yang memiliki berat badan berlebih juga disarankan untuk menurunkan berat badan untuk mengurangi gejala sindrom carpal tunnel.

Sindrom ini juga bisa diatasi dengan penggunaan obat steroid. Jika gejala yang dirasakan parah, maka perawatan terbaik adalah dengan operasi untuk menghindari kerusakan saraf permanen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+